G\A\L\A\U

Kata “galau” sedang booming di kaula muda saat ini.  Nah sebenarnya apa sich arti dari kata galau? ketika saya googling saya mendapatkan Menurut kamus Indonesia – Inggris, by Cornell University

Galau bahasa Inggrisnya : hubbub, confusion.

Saya mencoba membandingkannya dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia versi online, ditemukan

ga·lau a, ber·ga·lau a sibuk beramai-ramai; ramai sekali; kacau tidak keruan (pikiran);

ke·ga·lau·an n sifat (keadaan hal) galau

Ciri-ciri orang yang Galau :

1.   Cari Perhatian

Karena perasaannya yang tidak menentu menjadikan orang tersebut butuh perhatian. Sering kita bisa langsung membaca pikiran, perasaan , bahkan apa yang sedang mereka lakukan. Bukan karena kita punya indra ke 6, tetapi kita bisa melihatnya dari apa yang terpampang di wall FB ,time line Twitter, atau check in via foursquare mereka. Hal yang sering dilakukan oleh orang yang terkena sindrom galau adalah mereka mengumbarkan isi hatinya kepada siapa saja yang bisa dia temui, mengupdate status sesuai dengan perasaannya di social network dengan harapan ada orang yang bertanya sehubungan dengan statusnya. Percepatan status yang ter’update pun terbilang sangat cepat. Dan mereka adalah mungkin saja orang-orang yang aktif di semua social network yang ada.

  2.  Self Centered

Semua pembicaraan lebih banyak difokuskan tentang dia, dia dan dia. Dia merasa dialah yang paling kasihan di muka bumi ini , merasa paling dilukai, merasa paling gagal. Atau malah terlalu Over Confidence. Mereka lebih suka mencari orang-orang yang bisa setuju, sepaham, berpihak , dan melindungi mereka daripada orang yang menegur untuk membangun mereka.

Galau terjadi saat :

1.   Ketika kita harus memilih diantara pilihan yang sulit

Yang berat bukanlah memilih apa yang buruk dan apa yang baik, tetapi ketika diperhadapkan untuk memilih apa yang baik dan apa yang terbaik. Galau bisa terjadi sebelum dan sesudah kita mengambil keputusan. Ada orang yang galau ketika harus memilih, ada juga yang galau ketika sudah memutuskan sesuatu.

 2.   Ketika harapan besar kita akan sesuatu, seseorang  atau apapun itu tiba-tiba lenyap

Kehilangan pasangan hidup, persahabatan yang dikhianati adalah salah satu contoh goncangan yang membuat harapan kita lenyap

Mario teguh berkata: galau itu merupakan wilayah orang muda, sangat heran adalah orang muda yang tidak pernah galau. Nasehat untuk enjoy aja dalam kegalauan kita akan sangat berbahaya.

Galau itu seperti awan gelap yang menghalangi sinar matahari, galau akan mengaburkan visi dan mulai menabur emosi dalam hidup kita. Kita akan lebih banyak berkutat, berfokus pada awan, daripada pada sinar matahari yang ada dibaliknya sehingga kita kehilangan gambar besar dari tujuan hidup kita. Tidak jarang anak muda yang galau mengambil keputusan untuk mengakhiri nafas yang Tuhan percayakan kepadanya.

Galau sebenarnya bisa dialami siapa saja tanpa memandang umur, status sosial, jabatan, siapa saja punya kesempatan yang sama untuk galau, tetapi adalah sebuah keharusan bagi kita untuk bangkit kegalauaan kita. Bangkit bukanlah pilihan tetapi sebuah keharusan.

Orang yang galau sering kali merasa dirinya adalah orang yang kalah. Mungkin karena kesalahan dalam mengambil keputusan atau malah tidak berani mengambil keputusan.

Kita kalah bukan disaat kita gagal, tetapi saat kita menyerah

Paling tidak coba perhatikan kalimat ini:

Pernah gagal artinya pernah mencoba

Sering gagal artinya sering mencoba

Tidak pernah gagal ada kemungkinan tidak pernah mencoba

Bukan berarti saya mengiyakan untuk sering gagal, tetapi paling gak mari kita coba melihat dari perspektif yang lain. Saya teringat akan kisah
Thomas Alfa Edision, diawali dengan keterbelakangannya yang membuat dia dikeluarkan dari dunia sekolah yang baru sempat dicicipinya selama 3 bulan. Hal ini tidak membuat ibunya “Nancy Mattews Edison” bertindak galau ketika dia ditawarkan agar Thomas di sekolahkan di saja di sekolah luar biasa. Ibunya lebih memilih untuk mengajar sendiri Thomas dengan penuh kasih dan tidak memperdulikan apa omongan dari tetangga-nya yang tidak membangun. Alhasil dialah yang akhirnya menciptakan bola lampu pijar pertama di dunia, dan memiliki 1.093 lebih hak paten atas berbagai penemuan.

Apakah Thomas pernah gagal, ya sudah pasti. Untuk berhasil menciptakan bola lampu dia telah melakukan 9.998 kali x percobaan dan gagal. Kalau kita bayangkan kalau saja dia berhenti di kegagalannya yang pertama mungkin saja dunia ini tetap black out pada malam hari. Pada saat keberhasilan dicapainya, dia sempat ditanya: Apa kunci kesuksesannya. Thomas Alfa Edison menjawab: “SAYA SUKSES, KARENA SAYA TELAH KEHABISAN APA YANG DISEBUT KEGAGALAN”. Bayangkan dia telah banyak sekali mengalami kegagalan yang berulang-ulang. Bahkan saat dia ditanya apakah dia tidak bosan dengan kegagalannya, Thomas Alfa Edison menjawab: “DENGAN KEGAGALAN TERSEBUT, SAYA MALAH MENGETAHUI  RIBUAN CARA AGAR LAMPU TIDAK MENYALA”. Kita lihat cara pandangnya bisa menembus awan yang kelam dan melihat sinar matahari. Ingat bangkit adalah sebuah keharusan.

Galau dipakai oleh 2 kekuatan yang saling memperebutkan kita di masa akhir ini. Tuhan memakainya untuk menarik kesadaran kita kembali akan esensiNya dalam hidup kita. Setiap masalah yang kita alami meng’attract kita kepada Tuhan. Iblis memakainya untuk menguburkan masa depan kita, membuat kita merasa gagal, kalah dan menyerah.

Daud yang dikatakan orang yang berkenan di hatiNya, dekat kepada Tuhan juga tidak menjamin dia bebas dari kegalauan.  Mazmur 31:23 menyatakan kegalauan dari daud. “Aku menyangka dalam kebingunganku: “Aku telah terbuang dari hadapan mata-Mu.” Tetapi di akhir perkataannya dia berkata

Tetapi sesungguhnya Engkau mendengarkan suara permohonanku, ketika aku berteriak kepada-Mu minta tolong. Ternyata Tuhan yg kita sembah adalah Tuhan yang selalu mendengar dan mengerti

Sekarang kita telah mendapatkan pengertian galau yang lain, yaitu (God always Listening And Understanding ) hehe… agak sedikit memaksa tetapi begitulah yang seharunya kita sadari sebagai orang yang mau memberi dampak.

Saya ingat satu kisah…dimana seorang ibu yang duduk di atas kursi dan sedang mengerjakan sebuah rendaan, dan ditemanin oleh anaknya yang sedang bermain mobil-mobilan di lantai. Ketika sang anak mulai bosan dengan mainannya dan mulai mencari hal baru, dia menoleh ke atas ke arah mamanya dari bawah. Dengan penuh keingintahuan anaknya bertanya : “ Ma , sedang buat apa sich? Kok lama sekali, mamanya menjawab: “ merenda nak, ni sudah mau siap kok”. Sang  anak pun mencoba sabar dan melanjutkan permainannya kembali, tetapi ketika dirasanya mulai bosan lagi dia melihat lagi ke arah mamanya dan gak sabaran : “lama sekali ma, saya sudah tidak sabar. Lagian ntah buat apa sich nampak kusut sekali dari bawah sini ma…”. Mama menjawab: “ya nak sabar yah nanti kalau sudah selesai akan mama tunjukkan kepada kamu yah.” Kembali lagi anaknya rewel “ ma…ma…lama …sekali…!!!”. Mamanya berkata: “nah sudah selesai nak, nah sekarang coba kamu melihatnya dari samping mama. Ketika ankanya melihat dari posisi dimana mamanya melihat tenunan itu, ternyata mamanya merenda sebuah pemandangan yang sangat indah dan anaknya cm bisa takjub dan menikmati tenunan itu.

Sering kali hidup kita juga sama seperti anak kecil tadi,  kita galau dan gak sabaran dengan apa yang sedang Tuhan kerjakan. Kita sering kali melihat seperti anak ini melihat kalau apa yang Tuhan kerjakan semuanya kusut, tidak ada baiknya, semua penuh masalah. Tetapi sadar ga sadar, sebenarnya Tuhan sedang menenun sesuatu yang indah dalam hidup kita.  jadi teringat akan sebuah lagu yang lirikya berkata ” Tangan Tuhan sedang merenda suatu karya yang agung mulia, saatnya kan tiba nanti kau lihat pelangi kasihNya”. Apapun yg terjadi Galau adalah bagian dari proses yang sedang Tuhan kerjakan dalam hidup kita. Tanpa kegalauan mungkin kita tidak dapat tertrigger untuk  mau mengenal pribadi Tuhan. Kalau hari ini kita sedang galau..tetap percaya, jangan goyah, Tuhan sedang merenda di hidupmu & Never Give up.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s