BAB 3 Kepemimpinan Alamiah dan Kepemimpinan Rohani

image

1 Korintus 2:1,4

Demikianlah pula, ketika aku datang kepadamu, … perkataanku maupun pemberitaanku tidak kusampaikan dengan kata-kata hikmat yang meyakinkan, tetapi dengan keyakinan akan kekuatan Roh,

Kepemimpinan adalah pengaruh. Yaitu kemampuan untuk mempengaruhi orang lain. Orang hanya dapat memimpin orang lain sejauh ia dapat mempengaruhi mereka.

Berikut ini ada beberapa definisi kepemimpinan menurut beberapa tokoh:

  • Lord Montgomery : “Kepemimpinan adalah kemampuan dan kehendak untuk mengerahkan orang laki-laki dan perempuan untuk satu tujuan bersama, dan watak yang menimbulkan kepercayaan.”

  • Dr. John R. Mott: “Seorang pemimpin adalah orang yang mengenal jalan, yang dapat terus maju dan yang dapat menarik orang lain mengikuti dia.”

  • Presiden Truman: “Seorang pemimpin adalah orang yang mempunyai kemampuan untuk membuat orang lain suka melakukan sesuatu yang tadinya mereka tidak suka melakukannya.”

  • Li Hung Chang: “Hanya ada 3 macam orang di dunia ini, yaitu mereka yang dapat digerakkan, mereka yang tidak dapat digerakkan, dan mereka yang menggerakkan orang-orang itu”

Kepemimpinan rohani merupakan satu campuran antara sifat-sifat alamiah dan rohani. Sifat alamiah diberikan oleh Allah dan akan mencapai efektivitasnya yang tertinggi jika digunakan di dalam melayani Allah dan untuk kemuliaanNya. Semua pengertian di atas adalah pengertian kepemimpinan secara umum.

Kepribadian adalah faktor terpenting dalam kepemimpinan alamiah. Lord Montgomery berkata “Taraf pengaruh seseorang bergantung pada kepribadian orang itu, pada kekuatan, daya pijarnya, pada nyala yang ada di dalam diam dan pada daya tarik yang akan menarik orang-orang kepadanya.”

Tetapi seorang pemimpin rohani mempengaruhi orang lain bukan dengan kekuatan kepribadiannya sendiri saja, melainkan dengan kepribadian yang diterangi, ditembusi dan dikuatkan oleh Roh Kudus. Tidak ada seorang pun yang menjadi pemimpin rohani atas usahanya sendiri.

Sudah menjadi prinsip umum bahwa kita dapat mempengaruhi dan memimpin orang lain sejauh diri kita sendiri melangkah. Orang yang akan berhasil adalah orang yang memimpin bukan hanya dengan menunjukkan jalannya saja, tetapi juga dengan menjalaninya sendiri. Kita menjadi pemimpin sejauh kita mengilhami orang lain untuk mengikuti kita.

D.E.Hoste, Direktur jendral The China Inland Mission : “ Saya kira, barangkali ujian yang terbaik untuk mengetahui apakah ia seorang yang memnuhi syarat ialah menyelidiki apakah ada orang yang mengikuti dia.”

Perbedaan kepemimpinan alamiah dan rohani:

 

ALAMIAH

ROHANI

Percaya kepada diri sendiri Percaya kepada Allah
Mengenal orang Juga mengenal Allah
Mengambil keputusan-keputusan sendiri Berusaha mencari kehendak Allah
Ambisius Tidak menonjolkan diri sendiri
Menciptakan cara-caranya sendiri Mencari dan mengikuti cara Allah
Suka menyuruh orang lain Suka mentaati Allah
Didorong oleh pertimbangan pribadi Didorong oleh kasih kepada Allah dan manusia
Berdiri sendiri Bergantung pada Allah

Pertobatan biasanya tidak membuat orang menjadi pemimpin, meskipun tanpa pertobatan orang tidak dapat menjadi pemimpin.

Dr. A.W. Tozer : “ Seorang pemimpin yang benar dan dapat dipercaya mungkin sekali adalah orang yang tidak ingin memimpin, tetapi dipaksa memegang kepemimpinan oleh dorongan roh Kudus dari dalam dan tekanan dari luar….., Saya percaya bahwa umumnya orang yang ambisisus untuk memimpin biasanya tidak memenuhi syarat sebagai pemimpin. Seorang pemimpin sejati tidak mempunyai keinginan untuk berkuasa atas milik Allah, melainkan ia akan rendah hati, lembut, penuh pengorbanan dan bersedia memimpin, dan apabila Roh menyatakan dengan jelas bahwa ada orang yang lebih bijaksana dari dan berbakat dari dirinya sendiri, ia juga rela untuk menjadi pengikut.

Lord Montgomery menyatakan 7 unsur yang diperlukan seorang pemimpin:

  1. Ia harus dapat menarik diri dan tidak menceburkan diri dalam persoalan-persoalan kecil
  2. Ia tidak boleh berpikiran picik
  3. Ia tidak boleh sombong
  4. Ia harus pandai memilih orang
  5. Ia harus menaruh kepercayaan kepada orang-orang bawahannya dan membiarkan mereka bertugas tanpa dicampuri
  6. Ia harus mampu mengambil keputusan dengan tegas
  7. Ia harus memperoleh kepercayaan orang

Dr. John R. Mott menyatakan juga beberapa pertanyaan untuk test kepemimpinan

  1. Apakah ia melakukan pekerjaan-pekerjaan kecil dengan baik?
  2. Apakah ia telah mempelajari arti prioritas?
  3. Bagaimana ia memakai waktu senggangnya?
  4. Apakah ia bersemangat?
  5. Apakah ia telah belajar memanfaatkan kesempatan?
  6. Apakah ia mempunyai kekuatan untuk bertumuh?
  7. Bagaimana sikapnya jika ia putus asa?
  8. Bagaimana ia menghadapi jalan buntu?
  9. Apakah titik-titik kelemahannya?

Syarat yang ada di Firman Tuhan di Kisah para Rasul 6:3 :

  1. Terkenal baik
  2. Penuh Roh Kudus
  3. Penuh Hikmat

Orang yang penuh dengan Roh dapat mengubah suasana melalui kehadirannya karena ia mempunyai pengaruh yang tidak disadari, yang menyebabkan Kristus dan hal-hal rohani menjadi nyata untuk banyak orang.

Tujuan-tujuan rohani hanya dapat dicapai oleh orang rohani yang memakai cara-cara rohani. Orang-orang dunia, walaupun sangat berbakat dan memiliki kepribadian yang menarik, tidak mempunyai tempat di dalam kepemimpinan gereja, meskipun dalam hal-hal yang tidak bersifat rohani

Gagasan terpenting dalam mengenai kepemimpinan rohani disimpulkan oleh John R. Mott:

“Yang saya pikirkan ialah arti kata kepemimpinan yang pasti ada pada pikiran Tuhan Yesus, ketika ia berkata ”Barangsiapa ingin menjadi yang terkemuka diantara kamu, hendaklah ia menjadi hamba untuk semuanya.”, yaitu kepemimpinan dalam arti memberikan pelayanan sebesar-besarnya; kepemimpinan yang sama sekali tidak mementingkan diri sendiri; yang tidak mengenal lelah dan terus-menerus memusatkan perhatian pada pekerjaan yang terbesar di dunia, yaitu pekerjaan membangun kerajaan kerajaan Tuhan kita Yesus Kristus.”

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s