Devotion

What Are You Looking For?

image

SCRIPTURE
Lukas 19:10 TB
Sebab Anak Manusia datang untuk mencari dan menyelamatkan yang hilang.”

Luke 19:10  For the Son of man came to seek and to save that which was lost.

Lukas 15: 3-32
Kisah domba, dirham, dan anak yang hilang.

OBSERVATION
Pernahkah anda merasa kehilangan?

Arti kata “Hilang” dalam KBBI –
“tidak ada lagi; lenyap; tidak kelihatan”

Lukas 15 menceritakan 3 perumpaan yang berisikan kisah yang hampir sama yaitu berbicara tentang sesuatu yang hilang dan dicari. Sesuatu yang hilang dan ditemukan kembali.
1. Domba yang hilang (Luk 15:1-7)
2. Dirham yang hilang (Luk 15:8-10)
3. Anak yang hilang (Luk 15:11-32)

Respons apa yang akan kita lakukan ketika kita menyadari ada yg hilang? tentu saja MENCARI. Nah namun sesuatu yang hilang belum tentu akan kita cari sampai dapat. Itu tergantung seberapa mahalnya, seberapa berharga dan nilai historis dari sesuatu yang hilang tersebut.

Contoh kalau kita kehilangan pulpen seharga 2000 rupiah maka ketika hilang mungkin kita akan mencarinya tetapi kalau tidak dapat, kita juga tidak akan sangat merasa kehilangan karena kita bisa membelinya lagi lain waktu. Namun apabila pulpen itu harganya jutaan atau pemberian dari seseorang yang kita kagumi maka kita pasti akan berusaha mencarinya dengan cara apapun sampai dapat.

3 perumpamaan ini menceritakan tentang  sesuatu yg bernilai besar telah hilang kenapa bernilai besar? karena ada semangat/usaha mencari sampai didapat kembali.

Itulah respons yg dilakukan Tuhan ketika Dia kehilangan kita (jatuh dalam dosa) . Yoh 3:16. Dia menganggap kita dangat berharga sehingga Dia rela mencari sampai mendapatkan kita kembali meski harga yang dibayar sangat mahal termasuk mengorbankan nyawaNya bagi kita.

Dalam 3 perumpamaan ini kita bisa melihat bahwa ada usaha dari yang merasa kehilangan untuk memperoleh kembali apa yang telah hilang dan juga respon ketika mendapatkan apa yang telah mereka cari:

1. Perumpamaan domba yang hilang
Bagaimana cara mendapatkan domba yg hilang itu:
– Meninggalkan yang 99 ekor di padang gurun
– Pergi mencari yang sesat sampai ia menemukannya
– Meletakkanya di atas bahunya dengan gembira
– Bersukacita bersama sahabat dan tetangga

2. Perumpmaan dirham yang hilang
Dalam mendapatkan dirham yg hilang:
– Menyalakan Pelita
– Menyapu rumah
– Mencari dengan cermat sampai menemukan
– Bersukacita bersama sahabat dan tetangga

3. Perumpaan anak yang hilang
Dalam menemukan kembali anaknya yang hilang:
– Bapaknya selalu melihat dan menunggu anaknya untuk datang kembali (dalam konteks anak. Anaklah yang harus berinisiatif kembali kepada Bapanya. Beda dengan domba dan dirham)
– Ketika dilihatnya dari jauh. Ayahnya yang berlari mendapatkan dia, merangkul dan menciumnya
– Mengenakan jubah yang terbaik, cincin, sepatu pada anaknya yang ditemukan kembali dan mengadakan pesta yang besar

Dari ini kita dapati 3 hal penting yaitu:
1. Kita sangat berharga di MataNya
2. UsahaNyalah yang menemukan kita kembali. Yoh 3:16. Hanya ketika ada usaha mencari baru bisa mendapatkan. Tidak ada perolehan tanpa usaha.
3. Ada sukacita besar di surga dan atas diri orang yang menemukan yang terhilang (pertobatan 1 orang)

APPLICATION
Saya teringat bagaimana ketika handphone dan dompet saya hilang, hal yang saya langsung lakukan adalah saya mencarinya di tempat itu lagi dan ketika tidak menemukannya saya mencoba bertanya dengan orang-orang yang ada disana apakah ada melihat atau menemukannya. Dan hasilnya nihil, sampai saya juga meminta rekaman cctv dari tempat itu dan tetap saja saya tidak menemukannya sampai sekarang.

Nah kenapa saya langsung mencari? Karena bagi saya handphone itu dan surat-surat berharga yang ada di dompet itu sangat penting. Tidak dapat digantikan dengan segera. Dari sana saya belajar tentang apa arti dari kehilangan. Dan saya bisa mengerti apa yang dirasakan orang-orang ketika mereka mengalami hal yang sama.

Lalu Tuhan mengajarkan hal yang sangat menampar saya. Apakah saya juga punya respons dan usaha yang sampai seperti itu kepada jiwa-jiwa yang hilang? Tidak sampai sejauh itu. Kalau kita mengasihi Dia, apakah kita juga akan mengasihi apa yang Dia kasihi? Ikut merasa kehilangan dan juga ikut mencari sampai dapat apa yang hilang dariNya? Apakah kita mencari apa yang Dia cari? Atau malah kita hanya sibuk mencari apa yang mau kita cari?

Kalau orang tua kita kehilangan kunci atau dompet bukankah kita juga akan ikut merasa kehilangan dan ikut mencarinya sampai dapat? Nah kalau Tuhan bilang Dia datang untuk mencari dan menyelamatkan yang hilang. Apakah kita juga ikut mencari mereka yang terhilang? Kalau Dia adalah Bapa kita sudah seharusnya kita sebagai anak juga ikut mencari apa yang sedang Dia cari. Apakah jiwa-jiwa yang terhilang ni juga berharga bagi kita? Apakah yang kita cari-cari selama ini?

PRAYER
Tuhan berikan ku hati seperti hatiMu yang penuh dengan belas kasihan, aku mau mencari apa yang Engkau cari yaitu jiwa-jiwa yang terhilang yang belum mengenalMu. Pertemukan aku dengan orang-orang yang membutuhkan kasihMu. Dalam nama Yesus Amin.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s