Bab 9. Syarat yang tidak boleh tidak ada

image

Kisah Para Rasul 6:3, 5 
.. Pilihlah orang yang penuh Roh
lalu mereka memilih Stefanus, seorang yang penuh iman dan Roh Kudus

Dari bab ini saya mendapati bahwa dipenuhi Roh Kudus adalah syarat mutlak yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin rohani.Kepemimpinan rohani hanya dapat dilakukan oleh orang yang penuh Roh.

Dari awal pencurahan Roh Kudus kita dapat melihat bagaimana para rasul dan orang-orang percaya dipakai secara luar biasa dalam pelayanannya. Roh Kudus bahkan berperan penting dalam memilih para peminpin dan juga dilibatkan dalam keputusan-keputusan penting. Kita bisa melihat beberapa contoh karya, keikutsertaan dan keterlibatan Roh Kudus dalam kepemimpinan di jemaat mula-mula

Kita bisa melihat orang-orang yang dipenuhi Roh Kudus seperti:
– Stefanus yang menjafi orang mati martir pertama bagi Kristus. Ia memberikan kesaksian mengenai Kristus dengan berapi-api. Kematiannya memegang peranan penting bagi pertobatan saulus.
–  Filipi menjadi pembererita injil awam pertama, ia dipakai oleh Roh Kudus untuk memimpin kebangunan rohani besar di samaria.
– Petrus dipenuhi oleh Roh Kudus ketika berbicara di depan para pemimpin Yahudi.
– Dengan dipenuhi Roh Kudus maka Paulus mulai dn melaksanakan pelayanannya
– Barnabas ikut dalam perjalanan pemberitaan injil yang dipenuhi Roh

Dari beberapa contoh di atas kita bisa melihat betapa vitalnya peran Roh Kudus di masa gereja mula-mula ini. Tanpa perlengkapan penting ini maka seseorang tidak dapat menjadi pemimpin rohani.

Dalam Alkitab jelas tercatat bahwa Roh Kudus itu cemburuan dalam hak istimewaNya dan tidak akan menyerahkan kuat kuasaNya kepada orang-orang yang bersifat duniawi atau jasmani.

Mengangkat orang berdasarkan pandangan sekuler atau materialistis menghalangi Roh Kudus untuk mewujudkan rencanaNya bagi gereja di dunia. Roh Kudus tidak mengendalikan orang atau satu badan berlawanan dengan kehendakNya. Jika Ia melihat orang yang dipilih menjadi pemimpin, namun secara rohani tidak cocok untuk bekerja sama denganNya, maka secara diam-diam Ia akan menarik diri dan membiarkan mereka menjalani kebijaksanaan mereka menurut ukuran mereka sendiri tanpa bantuanNya. Akibatnya mau tidak mau akan muncul administrasi yang tidak rohani.

Bahkan karena pentingnya kriteria yang ini secara keras dituliskan bahwa orang yang tidak dapat melihat kenyataan ini sebagai kriterium dan perlengkapan dasar bagi kepemimpinan rohami adalah orang buta.

Perlu dicatat bahwa tiap-tiap campur tangan Roh Kudus mempunyai tujuan untuk membawa injil kepada orang yang terhilang dahulu maupun sekarang, perhatian terbesarNya adalah menjadikan gereja sebagai utusan injil. Bukankah perhatianNya itu patut menjadi perhatian kita juga?

Kisah Para Rasul 20:28 
Karena itu jagalah dirimu dan jagalah seluruh kawanan, karena kamulah yang ditetapkan Roh Kudus menjadi penilik untuk menggembalakan jemaat Allah yang diperoleh-Nya dengan darah Anak-Nya sendiri.

Mereka tidak menjalankan tugas mereka karena dipilih oleh para rasul atau dipilih secara umum melainkan karena diangkat oleh kuasa Allah. Mereka bertanggung jawab bukan hanya kepada gereja, melainkan juga kepada Roh Kudus. Kesadaran ini memberikan jaminan, tanggung jawab yang besar dan juga kuasa rohani kepada mereka.

Jika ditinjau dari artinya maka dipenuhi oleh Roh Kudus berarti bahwa melalui penyerahan diri secara sukarela sebagai jawaban atas iman, maka pribadi orang itu dipenuhi, dikuasai dan dikendalikan oleh Roh Kudus. Kata “dipenuhi” mendukung arti ini. Ini tidak berarti sesuatu yang dituangkan ke dalam sebuah tempat kosong yang pasif. Thayer, seorang penyusun kamus terkenal berkata “sesuatu yang menguasai pikiran itulah yang mengisi.”. Inilah yang dilakukan oleh Roh Kudus pada waktu ia mengundang Dia memenuhi kita.

Dipenuhi oleh Roh Kudus artinya kita dikendalikan oleh Roh. Akal, emosi, dan kemauan maupun kekuatan tubuh semua diserahkan kepadaNya untuk mencapai tujuan-tujuan Allah. Di bawah kendali Roh Kudus maka karunia-karunia kepemimpinan alamiah disucikan dan diangkat sampai pada taraf yang tertinggi. Roh yang tidak didukacitakan dan tidak dihalangi, dapat mengeluarkan buah-buah Roh di dalam kehidupan pemimpin itu, ditambah dengan sifat yang menawan dan menarik hati di dalam pelayanannya dan dengan kuasa dalam kesaksiannya bagi Kristus. Semua pelayanan yang sungguh-sungguh tidak lain adalah Roh Kudus yang mengalir keluar melalui penyerahan dan pemenuhan hidup olehNya (Yoh 7:37-39).

A.W. Tozer berkata “….. Barangsiapa ingin didiami oleh Roh, maka ia harus menyelidiki hidupnya kalau-kalau ada dosa yang tersembunyi. Ia harus membuang dari dalam hatinya segala sesuatu yang tidak sesuai dengan sifat-sifat AllahTidak ada toleransi terhadap kejahatan, dan tidak ada kompromi dengan hal-hal yang dibenci Tuhan.

Kepenuhan Roh merupakan pengalaman yang penting dan sangat diperlukan untuk kepemimpinan rohani.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s