Devotion

Worship Him

image

SCRIPTURE
Yohanes 4:24  TB
Allah itu Roh dan barangsiapa menyembah Dia, harus menyembah-Nya dalam roh dan kebenaran.”

John 4:24  MSG
God is sheer being itself–Spirit. Those who worship him must do it out of their very being, their spirits, their true selves, in adoration. ”

John 4:24  AMP
God is a Spirit (a spiritual Being) and those who worship Him must worship Him in spirit and in truth (reality).

OBSERVATION
Pernahkah kita merasa malas untuk berdoa, baca alkitab, penjangkauan, kesan, ibadah.. kita merasa berat melakukannya apalagi ketika perasaan kita lagi tidak bersemangat/bergairah. Sepertinya kita tidak mempunyai alasan yang kuat untuk melakukan semuanya itu, lalu kita mulai menarik diri dan menghindari semua pertemuan orang percaya? Apakah hidup kerohanian kita dipengaruhi oleh perasaan kita? Apakah penyembahan itu bersifat moody? Angin-anginan? Atau kambuhan?

Emosi/perasaan hanyalah bagian salah satu aspek dari bagian jiwa selain pikiran dan kehendak. Ini bukanlah hal terdalam yang bisa kita beri kepada Tuhan. Tuhan berkata  dalam FirmanNya penyembah yang benar akan menyembah dalam “roh” dan “kebenaran”. roh disini bukan berarti hanya memakai “bahasa roh” tetapi berarti seluruh totalitas hidup kita. Seluruh aspek hidup kita. Bukan cuma di kesan, di ibadah namun setiap hari dan menyembah adalah gaya hidup orang percaya.

Jangan jadi orang percaya yang seperti soda minuman ringan yang cuma hot di awal tetapi melempem kemudian. Jangan biarkan kt dipengaruhi oleh emosi/perasan kita. Jangan tunggu sampai anda bergairah, jangan tunggu sampai anda bersemangat, Jangan tunggu sampai bulu kuduk berdiri dulu, jangan tunggu smpai ada mimpi yg termimpikan, jangan tunggu sampai mendengar suara geledek dulu. Jangan tunggu sampai bisa menangis. Jangan tunggu sampai merasa damai di hati dulu, jangan tunggu sampai pemimpin yang menjumpaimu dulu baru anda mulai berdoa, baca alkitab, menjangkau, kesan, ibadah.

Karena Guys itu cuma aspek jiwa. Justru malah disaat-saat anda malas, galau, tidak bersemangat, itulah saat yang paling tepat untuk menemuiNya krn saat itu Dia paling dekat dengan kita ( 34- 19 ) TUHAN itu dekat kepada orang- orang yang patah hati, dan Ia menyelamatkan orang- orang yang remuk jiwanya.  – Mazmur 34:18. Kalau itu memang perintah Firman Tuhan. Meski tidak enak, tidak masuk akal, Kerjakan saja dahulu! Krn emosi itu akan timbul seiring ketika kita melakukan apa yang harus kita lakukan.

APPLICATION
Hari ini apapun kondisi anda, sakit, malas, tidak antusias, berbeban berat, tidak ada yang mengerti anda? Jangan salahkan orang lain dulu, jangan salahkan keadan. Karena kita sendirilah yang bertanggung jawab dengan kerohanian kita bukan orang lain. Datanglah padaNya dalam segala keadaan baik semangat maupun tidak. Karena penyembah yang benar tidak menyembah dengan tubuh, dan jiwa saja tetapi dengan “roh” – yaitu seluruh “totalitas hidupmu”.

Sekedar tambahan, sahabat saya billy santris mengirimkan hal yang sangatlah benar dalam broadcast dari messenger social.

Ini gak kalah pentingnya mamen!
Dalam tradisi Yahudi, khususnya taurat, setiap orang pantang masuk rumah Allah dengan tangan kosong. Mereka harus membawa persembahan sesuai dengan  kemampuan masing-masing.

Itulah konsep ibadah yang harusnya kita pegang. Datang rumah Tuhan bukan untuk mengambil, tapi memberi, sayangnya kita kerap bersikap sebaliknya. Setiap kali ke gereja, kita berharap apa yang bisa kita dapatkan dari ibadah, paling gak ‘entertain’, hiburan dan nyaman. Kita nuntut WL bersuara emas, pemusiknya perfect, pendeta kocak, ruang gereja nyaman. Intinya motivasi kt hanya nerima doank. Mestinya kita datang ma Tuhan dengan mental “apa yang bisa saya beri”!

PRAYER
Mari kita mempersembahkan seluruh kehidupan kita sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati. (Roma 12:1) memberi dan bukan menuntut untuk menerima sesuatu.

Romans 12:1  MSG
So here’s what I want you to do, God helping you: Take your everyday, ordinary life–your sleeping, eating, going-to-work, and walking-around life–and place it before God as an offering. Embracing what God does for you is the best thing you can do for him.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s