If GOD doesn’t build the house

image

SCRIPTURE
Mazmur 127:1 
…..Jikalau bukan TUHAN yang membangun rumah, sia-sialah usaha orang yang membangunnya; .….

Mazmur 127:1  BIS
….. Kalau bukan TUHAN yang membangun rumah, sia-sialah tukang-tukangnya bekerja. .….

Psalms 127:1  MSG
…..If GOD doesn’t build the house, the builders only build shacks

OBSERVATION
Untuk membangun sebuah gedung/rumah secara fisik, memang manusia dapat membangunnya sendiri. Tetapi kalau Tuhan tidak ikut bekerja disana maka Sebenarnya apapun yang sudah didesign atau dibangun tidak akan terbangun. Contoh. Kalau Tuhan tidak menciptakan sifat-sifat alami seperti semen yang berasal dari batu kapur kalau dicampur ke air dan dan pasir maka pasir yang semulanya bersifat rapuh kemudian dapat sangat kuat dan kokoh. Tanah liat yang dibakar yang awalnya bersifat lembek kemudian menjadi keras sehingga disebut batu bata. Kalau Tuhan tidak menciptkan itu semua maka apapun yg sudsh dirancangkan tidak akan berhasil.

Begitu juga dalam  membangun kehidupan kerohanian, pelayanan, keluarga, sekolah, kampus, perkantoran dibutuhkan ketergantungan total kepada Tuhan. Jika tidak, maka usaha apapun yang kita lakukan akan sia-sia. Mengapa? Karena yang memegang cetak biru/blue print dari hal-hal diatas adalah Tuhan sndiri.

APPLICATION
Pertama – sadari kalau kita tidak mampu membangun hal-hal rohani dengan kekuatan kita sendiri. Tuhan berkata kepada Petrus. Matius 16:18  Dan Aku pun berkata kepadamu: Engkau adalah Petrus dan di atas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku dan alam maut tidak akan menguasainya. Tuhan sendirilah yang membangun Jemaatnya di atas dasar batu karang yang teguh (Yesus Kristus).

Hal hal rohani hanya dapat dibangun oleh orang yang rohani dengan cara-cara yang rohani pula. Kita butuh Tuhan. Caranya bangun hubungan intim kita dengan Tuhan di awal kita mengawali hari kita.

Hal yang menghibur Dan menguatkan saya dikala kita sedang membangun sesuatu yang rohani namun menghadapi pergumulan yang berat, saya kembali mengingatkan dan memberitahu diri saya sendiri bahwa Tuhanlah yang akan membangun jemaatNya di atas Batu Karang yang teguh bukan kekuatan saya. Alihkan bagian itu kepada Tuhan. Kita tdk mungkin bisa sanggup melakukan bagian Tuhan. Lakukanlah apa yang menjadi bagian kita n let God do the rest.

Kedua – Jangan terjebak di kesibukan kerja/pelayanan sekalipun. Kesibukan sering mencuri waktu-waktu yang dikhususkan untuk Tuhan. Waktu bersama Tuhan adalah hal yang tidak dapat dikompromikan. Ingat untuk segala sesuatu ada waktunya. Mari kita bangun apapun yang mau kita bangun di area manapun dengan bergantung total kepada Tuhan, libatkan sehingga apapun yang kita bangun mencerminkan kemuliaan Tuhan. Membangun hubungan dengan Tuhan punya dampak langsung dengan hal apapun yang sedang kita bangun. Kalau kita kehilangan prioritas ini maka sebenarnya kita sedang mengancurkan apa yang sedang kita bangun di area lain.

PRAYER
Mari coba check di area-area apa saja yang paling sering kita mengandalkan diri sendiri. Lalu berdoa, serahkanlah apapun yang sedang kita bangun hari-hari ini kepada Tuhan dan  jadikan Tuhan sebagai yang utama, yang membangun dari apa yang sedang kita bangun.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s