First Love – Stop Doing But Being

image

SCRIPTURE
Wahyu 2:2-4 
Aku tahu segala pekerjaanmu: baik jerih payahmu maupun ketekunanmu. Aku tahu, bahwa engkau tidak dapat sabar terhadap orang-orang jahat, bahwa engkau telah mencobai mereka yang menyebut dirinya rasul, tetapi yang sebenarnya tidak demikian, bahwa engkau telah mendapati mereka pendusta.
Dan engkau tetap sabar dan menderita oleh karena nama-Ku; dan engkau tidak mengenal lelah.
Namun demikian Aku mencela engkau, karena engkau telah meninggalkan kasihmu yang semula.

Wahyu 2:2-4  BIMK
Aku tahu apa yang kalian buat: Kalian bekerja keras dan kalian tabah sekali. Aku tahu bahwa kalian tidak memberi hati kepada orang jahat. Dan orang-orang yang mengaku dirinya rasul padahal bukan, sudah kalian uji, dan kalian dapati bahwa mereka pembohong.
Kalian sabar dan kalian menderita karena Aku, dan kalian tidak putus asa.
Tetapi ini keberatan-Ku terhadapmu: Kalian tidak lagi mengasihi Aku seperti semula.

Revelation 2:2-4  NIV
I know your deeds, your hard work and your perseverance. I know that you cannot tolerate wicked men, that you have tested those who claim to be apostles but are not, and have found them false.
You have persevered and have endured hardships for my name, and have not grown weary.
Yet I hold this against you: You have forsaken your first love.

OBSERVATION
Perikop ini adalah isi surat yang ditujukan kepada jemaat efesus. Apakah yang menjadi ciri utama dari jemaat yang ada di kota efesus ini? Di awal dari surat ini dikatakan mereka mempunyai berbagai prestasi yang mengagumkan. Mereja suka berjeri lelah, tekun melayani, rajin menguji ajaran palsu, dan sabar menderita bagi Tuhan (ay 2-6) wow.. Mengagumkan sekali bukan?mereka bukanlah generasi minuman soda yang awalnya menggebu-gebu tetapi melempem kemudian orang selalu antusias melayani Tuhan.

Akan tetapi sekalipun dengan rekor prestasi yang mengagumkan ini, Tuhan mencela dan  menegur mereka, mengapa? Karena ternyata dengan tampilan luar berupa rekor prestasi yang luar biasa itu tidak sesuai dengan apa yang menjadi kondisi hati mereka. Jauh di dalam hati mereka telah kehilangan kasih yang semula padaNya (ay 4). Aktivitas lahiriah mereka yang sibuk melayani tidak lagi disertai dengan kedalaman kasih mereka pada Tuhan.

APPLICATION
Guys gals, waspadalah terhadap kecenderungan ini di dalam hidup kita. Semua yang bisa mengeong itu bukan berarti kucing karena bisa saja kita mmngeluarkan suara mengeong tapi kita bukan kucing tetapi berusaha melakukan seperti kucing. Tetapi kucing pastilah bisa mengeong. Bisa mengeong tidak serta merta membuat anda menjadi kucing. Melompat tidak serta merta membuat kita menjadi kodok. Meskipun seekor kodok pasti bis melimpat. Begitu juga dalam penyembahan kita pelayanan kita. Ketika kita bernyanyi, mengangkat tangan, melompat, berteriak memuji Tuhan tidak serta merta menjadikan anda seorang pemyembah. Meskipun seorang penyembah pasti akan melakukan itu semua. Melakukan kegiatan penyembahan tidak membuat anda menjadi seorang penyembah. Bukan soal apa yang dilakukan tetapi menjadi seperti apa yang menjadi identitas asli kita.

Berhenti hanya aktif sebatas aktivitas rohani belaka. Stop lakukan semua kegiatan yg identik dengan penyembahan tetapi jadilah seorang penyembah. Lakukan semua itu karena itu adalah luapan kasih kita kepadaNya. Jangan pernah tinggalkan kasih kita yang semula itu.

PRAYER
Minta hati yang mula-mula kembali berkobar dalam hidup kita. Dan biar apapun yang kita lakukan adalah luapan dari hati yang mengasihi Tuhan.

Posted from WordPress for Android

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s