Devotion

Copy and Paste

image

SCRIPTURE
Keluaran 23:24 
Janganlah engkau sujud menyembah kepada allah mereka atau beribadah kepadanya, dan janganlah engkau meniru perbuatan mereka, tetapi haruslah engkau memusnahkan sama sekali patung-patung berhala buatan mereka, dan tugu-tugu berhala mereka haruslah kauremukkan sama sekali.

Keluaran 23:24 BIMK
Jangan menyembah patung-patung pelindung mereka dan jangan meniru cara mereka beribadat. Hancurkanlah patung-patung pelindung mereka itu dan patahkan tiang-tiang batu yang mereka pakai untuk beribadat.

Exodus 23:24  NIV
Do not bow down before their gods or worship them or follow their practices. You must demolish them and break their sacred stones to pieces.

OBSERVATION
Anak muda jaman sekaran pasti sangat antusias ketika berbicara tentang perkembangan gadget yang begitu pesat sekarang ini. Jika salah satunya punya gadget terbaru dengan fitur yang lebih canggih, maka yang lain akan tertarik dan berkeinginan membelinya juga (biasanya tidak berimbang dengan tingkat penguasaan gadgetnya- beli karena keinginan dan bukan kebutuhan).

Mental menginginkan dan meniru kepemilikan dan perilaku orang lain memang tertanam dalam diri manusia sejak awal. Kita diciptakan serupa dan segambar dengan Tuhan. Sewaktu kecil perilaku otang tua kita lah yang paling banyak berdampak dalam hidup kita. Iulah sebabnya ada perkataan like father like son. Seperti bapaknya begitulah anaknya. Ada juga seperti buah tidak pernah jatuh jauh dati pohonnya. Kita juga akan meniru perilaku dan sifat-sifat dari orang-orang di dalam pergaulan kita. Kita akan menjadi seperti siapa yang kita gauli.

Kegiatan meniru bisa saja merupakan sesuatu yang baik, tetapi apa yang ditiru nah itu yang perlu kita waspadai. Firman Tuhan mengingatkan kita “Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, …”  – Rom 12:2 dlam terjemahan BIS dikatakan “Janganlah ikuti norma- norma dunia ini. Biarkan Allah membuat pribadimu menjadi baru, supaya kalian berubah.” Kita harusnya mengikuti teladan yang telah diberikan Yesus (1 Kor 11:1).

Barang bajakan dan barang original memang jauh beda dalam hal harga tetapi begitulah harga yang harus dibayar untuk sebuah kualitas. Meniru yang salah akan membuat kita menjadi orang dengan kualitas bajakan. Meniru Tuhan dan menjadi sepertiNya (karena itulah basic kita diciptakan yaitu serupa dan segambar dengan Dia) akan membuat kita memiliki kualitas hidup yang sebenarnya. Milikilah kualitas Ori bukan barang KW’an

APPLICATION
Ingat Firman Tuhan haruslah selalu menjadi patokan/indikator untuk mengevaluasi apakah ada perkataan, perbuatan, kebiasaan, karakter, gaya hidup, adat istiadat dan hal-hal lain yang disekitar kita yang layak ditiru atau tidak.

Pikirkanlah beberapa praktik hidup yang kita adopsi saat ini, adakah yang perlu kita ubah karena tidak sesuai dengan Firman Tuhan? Hati-hatilah dengan apa yang anda tiru.

PRAYER
Ku mau sepertiMu Yesus..dibentuk..diperlengkapi..diproses…dikuduskan…ditebus…untuk menjadi sepertiMu. Inilah kerinduanku ya Tuhan Ku mau jadi sepertiMu dalam setiap perkataan, tingkah laku, kasih, kesetiaan, dan kesucianku. Dalam nama Yesus Amin.

Posted from WordPress for Android

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s