Devotion

The hidden dangers behind a great victory

image

SCRIPTURE
“Tetapi orang Israel berubah setia dengan mengambil barang-barang yang dikhususkan itu, karena Akhan bin Karmi bin Zabdi bin Zerah, dari suku Yehuda, mengambil sesuatu dari barang-barang yang dikhususkan itu. Lalu bangkitlah murka TUHAN terhadap orang Israel.” (Yosua 7:1)

OBSERVATION
Setelah kemenangan luar biasa atas yerikho, akhan seorang tentara israel memilih untuk tudak mematuhi pentunjuk yang diberikan Tuhan tentang harta karun yang dirampas dalam peperangan itu dengan mengambil harta itu dan menyembunyikannya di bawah kemah keluarganya. Padahal Semua harta rampasan seharusnya dianggap sebagai  “barang2 yg dikhususkan” dan merupakan harta kepunyaan Allah. Dari sini, Firman Tuhan mengajari kita bahwa seorang pemimpin mempunyai kemungkinan untuk menjadi lemah setelah keberhasilan besar/ menang dari pergumulan yang hebat. Titik krusial seorang pemimpin seringkali tidak berada saat terjadi kegagalan tetapi pada saat kemenangan terbesar dalam hidupnya.

APPLICATION
Kalau anda baru selesai melayani dan mendapat pujian, atau melakukan apa saja dan kemudian mendapat apresiasi dan penghargaan jangan sekali-kali mengambilnya untuk diri kita sendiri saja karena apapun yang berhasil kita lakukan adalah anugrah Tuhan semata-mata.

Hati-hati jangan sampai kita mengambil semua kemuliaan, hormat, pujian yang seharusnya menjadi milik kepunyaan Allah menjadi milik kita sendiri, bahkan dengan sesuatu yang terselubung dan disembunyikan sekalipun. Kita cuma punya 1 opsi ketika menghadapi hal itu. Yaitu menyingkirkan sikap hati seperti itu. Jangan berkompromi apalagi memeliharanya, hentikan sebelum terlambat. Kita tidak didisign untuk menerima segala pujian. Menerima pujian yang sejatinya untuk Tuhan hanya akan merusak hidup kita(membuat kita sombong). Serahkan segala pujian, hormat dan kemuliaan hanya bagi Tuhan.

PRAYER
Berterima kasihlah kepada Tuhan yang atas anugrahNya memampukan kita untuk meraih kemenangan. Dan serahkan segala pujian, hormat dan kemuliaan hanya bagi Tuhan. Lukas 17:10  Demikian jugalah kamu. Apabila kamu telah melakukan segala sesuatu yang ditugaskan kepadamu, hendaklah kamu berkata: Kami adalah hamba-hamba yang tidak berguna; kami hanya melakukan apa yang kami harus lakukan.”

Posted from WordPress for Android

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s