Control or be Controlled

image

SCRIPTURE
Yakobus 3:5 
Demikian juga lidah, walaupun suatu anggota kecil dari tubuh, namun dapat memegahkan perkara-perkara yang besar.Lihatlah, betapa pun kecilnya api, ia dapat membakar hutan yang besar.

Yakobus 3:5  BIMK
Begitu juga dengan lidah kita; meskipun lidah kita itu kecil, namun ia dapat menyombongkan diri tentang hal-hal yang besar-besar. Bayangkan betapa besarnya hutan dapat dibakar oleh api yang sangat kecil!

James 3:5  NIV
Likewise the tongue is a small part of the body, but it makes great boasts. Consider what a great forest is set on fire by a small spark.

James 3:5  MSG
A word out of your mouth may seem of no account, but it can accomplish nearly anything–or destroy it! It only takes a spark, remember, to set off a forest fire.

OBSERVATION
Dorothy Nevill adalah seorang penulis Inggris yang hidup pada 1826-1913. Ia dikenal karena kepiawaiannya berbicara dan memengaruhi banyak orang pada zamannya. Suatu waktu ia pernah ditanyai tentang bagaimana seseorang dapat disebut memiliki kemampuan berbicara yang baik. Ia menjawab, “Seni percakapan yang benar bukan hanya mengatakan hal yang benar pada waktu yang benar, melainkan juga untuk tidak mengatakan hal yang salah dan tidak boleh dikatakan walau ada ke-sempatan sekalipun.”

Yakobus mengingatkan tentang pengaruh lidah yang luar biasa, bahwa anggota tubuh yang kecil ini sanggup mencetuskan perkara besar (ayat 5). Ya, tak jarang hal-hal susah dan senang, sedih dan gembira, tragedi dan komedi, justru berawal dari apa yang diucapkan lidah.

Lalu, apakah itu berarti lebih baik diam daripada berbicara? Tidak. Yang harus kita lakukan bukan “tidak memakai” lidah-dalam arti tidak usah bicara, melainkan “memakai” lidah dengan baik, yakni berbicara untuk sesuatu yang benar pada saat yang benar. Kalau pun harus berdiam diri, berdiam diri dengan benar pula. Untuk itu, kita perlu
memasang kekang pada lidah (Yakobus 1:26).

APPLICATION
Orang yang dapat mengendalikan lidahnya adalah orang yang hanya akan berkata-kata kalau ia tahu betul kata-katanya itu benar, berarti, menghibur, menopang, dan menjadi berkat bagi yang men-dengarnya. Dan, memilih diam kalau ia tahu apa yang akan dikatakannya tidak jelas kebenarannya, tidak berarti apa-apa, tidak menjadi berkat; malah menyakiti, menimbulkan gosip, dan permusuhan. Taklukkan lidah, bukan dengan tidak menggunakannya melainkan dengan mengendalikannya.

PRAYER
Tuhan berkati lidahku biar apa yang keluar daripadanya adalah untuk membangun, memperlengkapi, mengembalakan orang-orang untuk kemulianMu. Jamah dan tahirkan lidahku dari bibir yang dolak dalik. Dan hanya mengatakan apa yang harus dikatakan untuk kepentinganMu. Dalam nama Yesus Amin!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s