Hunger And Thirst For Righteousness

image

SCRITURE
Matius 5:6  TB
Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran,karena mereka akan dipuaskan.

Matius 5:6  TL
Berbahagialah segala orang yang lapar dan dahaga akan kebenaran, karena mereka itu akan dijamu sehingga kenyang.

Matius 5:6 BIS 
Berbahagialah orang yang rindu melakukan kehendak Allah; Allah akan memuaskan mereka!

Matius 5:6  TS
Sungguh diberkati Allah orang-orang yang giat melakukan yang benar lebih daripada makan dan minum,karena merekalah yang akan dipuaskan oleh Allah.

Matthew 5:6 NIV
Blessed are those who hunger and thirst for righteousness, for they will be filled.

Matthew 5:6  MSG
” You’re blessed when you’ve worked up a good appetite for God. He’s food and drink in the best meal you’ll ever eat.

OBSERVATION
Salah satu ciri makhluk hidup adalah butuh suply nutrisi baik berupa makanan dan minuman. Hanya orang yang sudah mati sajalah yang tidak lagi merasakan lapar dan haus dalam hidupnya. Lapar dan haus adalah salah satu tanda secara jasmani kita masih hidup.

Bagitu juga dengan Lapar dan haus akan Firman Tuhan adalah salah satu tanda dari kehidupan kerohanian kita.. Kadang kala kita memakan apa yang disebut “junk food” dan mengurangi selera rohani kita. Hal tersebut tanpa disadari akan mengurangi kebutuhan kita akan makanan yang rohani.

Kondisi Lapar dan haus diartikan dalam terjemahan sehari-hari sebagai orang yang rindu melakukan kehendak Allah. So salah satu sifat dari orang yang lapar dan haus akan kebenaran adalah kesukaannya dan kerinduan dalam melakukan Firman dan juga tidak menunda-nunda namun giat melakukan Firman dalam hidupnya. Sama seperti kalau perut kita lapar yang langsung kita cari adalah makanan.

APPLICATION
secara berkala kita perlu bertanya kepada diri sendiri:

Apakah dengan terlibat dalam hubungan ini, pengejaran ini, atau aktivitas ini akan membuat saya lebih atau kurang lapar untuk hal-hal rohani?

Apakah itu menarik saya lebih dekat kepada Tuhan, atau apakah itu menjauhkan aku dari-Nya?

Apakah itu bagaikan sayap atau justru beban memberatkan kita dalam lomba kehidupan ini?

Apakah itu menambah kecepatan atau malah menurunkan kecepatan kita dalam perlombaan rohani? (Ibrani 12:1)

PRAYER
Berdoa minta hati yang lapar dan haus akan kebenaran. Hati yang rindu melakukan kehendak Allah dan yang giat dan tidak menunda-nunda dalam meresponi Firman Tuhan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s