Unity

image

SCRIPTURE
Mazmur 133:1-3 
Nyanyian ziarah Daud. Sungguh, alangkah baiknya dan indahnya, apabila saudara-saudara diam bersama dengan rukun!
Seperti minyak yang baik di atas kepala meleleh ke janggut, yang meleleh ke janggut Harun dan ke leher jubahnya.
Seperti embun gunung Hermon yang turun ke atas gunung-gunung Sion. Sebab ke sanalah TUHAN memerintahkan berkat, kehidupan untuk selama-lamanya.

Mazmur 133:1-3  BIMK
Nyanyian ziarah Daud. Alangkah baiknya dan senangnya, kalau umat Allah hidup rukun!
Itu seperti minyak wangi berharga yang dituangkan ke atas kepala Harun, lalu turun ke leher bajunya.
Atau seperti embun di Gunung Hermon, yang turun ke bukit-bukit Sion. Di sanalah TUHAN menurunkan berkat-Nya, kehidupan untuk selama-lamanya.

Psalms 133:1-3  MSG
A pilgrim song of David. How wonderful, how beautiful, when brothers and sisters get along!
It’s like costly anointing oil flowing down head and beard, Flowing down Aaron’s beard, flowing down the collar of his priestly robes.
It’s like the dew on Mount Hermon flowing down the slopes of Zion. Yes, that’s where GOD commands the blessing, ordains eternal life.

Psalms 133:1-3  AMP
BEHOLD, HOW good and how pleasant it is for brethren to dwell together in unity!
It is like the precious ointment poured on the head, that ran down on the beard, even the beard of Aaron [the first high priest], that came down upon the collar and skirts of his garments [consecrating the whole body].
It is like the dew of [lofty] Mount Hermon and the dew that comes on the hills of Zion; for there the Lord has commanded the blessing, even life forevermore [upon the high and the lowly].

Psalms 133:1-3  NIV
A song of ascents. Of David. How good and pleasant it is when brothers live together in unity!
It is like precious oil poured on the head, running down on the beard, running down on Aaron’s beard, down upon the collar of his robes.
It is as if the dew of Hermon were falling on Mount Zion. For there the LORD bestows his blessing, even life forevermore.

OBSERVATION
Impactors, saya ingin membagikan apa yang disharekan di ibadah gabungan tadi pagi yang dibawakan oleh Pdt. Adhi Sutikno tentang kesatuan.

Bagi saya kesatuan adalah kondisi ideal yang Tuhan Yesus inginkan untuk dimiliki oleh gerejaNya di dunia ini. Kualitas kesatuan ini jugalah yang akan membuat dunia tahu Yesus diutus Bapa kepada kita dan mengetahui bahwa Bapa mengasihi dunia juga seperti Dia mengasihi Yesus. (Yohanes 17:21, 23). Kesatuan yang membuat kita sebagai murid-muridNya dan gerejaNya di dunia ini. Kualitas ini bukanlah kualitas yang bisa begitu saja muncul tetapi kualitas yang harus kita usahakan ( Efesus 4:3  Dan berusahalah memelihara kesatuan Roh oleh ikatan damai sejahtera: )

So Apakah kesatuan itu? Kesatuan bukanlah keseragaman tetapi sebuah Harmonisasi. Contohnya saja alat musik sebuah band bisa saja mempunyai merk berbeda tetapi meskipun suara yang dikeluarkan berbeda namun bisa dipakai secara bersama sebagai sebuah kesatuan, bisa harmonis dan tidak saling menutupi tetapi mengapa bisa harmonis? Karena semua harus disesuaikan dengan garpu tala. Ada standar nada yang samalah yang memungkinkan alat-lat musik yang berbeda bahkan yang berbeda merk ini bisa menyatu.

Begitu juga dengan gerejaNya, dengan murid-muridNya kita mempunyai karakter, tempramen, pola pikir, kebudayaan, latar belakang yang berbeda-beda dapat menjadi tantangan bagi munculnya kualitas kesatuan dalam gereja. Oleh karena itu sama seperti ilustrasi alat musik band tadi, setiap kita orang percaya juga harus menyesuaikan diri kita dengan Firman Tuhan. Sehingga itulah yang memampukan kita bisa mewujudkan kesatuan. Jadi bukan disesuaikan dengan keinginan atau pemikiran orang-orang tetapi semua kita sama-sama mengadjust pikiran dan perasaan kita sesuai dengan Firman Tuhan

Dalam area apa Aja kita harus menjadi satu?
– Satu Kasih
– Satu Jiwa
– Satu Tujuan
Filipi 2:2  karena itu sempurnakanlah sukacitaku dengan ini: hendaklah kamu sehati sepikir, dalam satu kasih, satu jiwa, satu tujuan,

Nah ada beberapa penjelasan lagi tentang kesatuan yang dipaparkan oleh pak adhi yaitu:

1. Seperti Minyak yang baik
A. Tempat urapan Roh Kudus mengalir
– minyak untuk mengurapi harun menjadi iman
– Urapan Roh Kudus mengalir dari pemimpin ke seluruh jemaat
– Urapan Roh Kudus memampukan orang untukmelakukan pekerjaan -pekerjaan Allah

Cth.
– Daud setelah diurapi mampu membunuh goliat
– Pada murid diurapi melakukan pekerjaan adikodrati

B. memberikan kesaksian yang baik
– menghasilkan Baju yang harum keseluruh ruangan
– Yoh 17:21-23
    – Kesatuan dengan Allah
    – Kesatuan dengan sesama murid Tuhan
    – Membuat dunia percaya pada Tuhan
– merupakan ciri gereja awal yang menghasilkan pertambahan jiwa (kis 2:44-47)

C. Sebagai obat (Yes 1:6, Luk 10:34)
– minyak juga berfungsi sebagai obat
– Gereja tanpa kesatuan tidak akan dapat
    –  Membawa pertobatan
    –  Merawat yang terluka
    –  Membawa kesembuhan
– Saling mengasihi merupakan obat yang menyembuhkan berbagai luka kehidupan

D. Sebagai tanda Kesukaan
Mazmur 45:7  (45-8) Engkau mencintai keadilan dan membenci kefasikan; sebab itu Allah, Allahmu, telah mengurapi engkau dengan minyak sebagai tanda kesukaan, melebihi teman-teman sekutumu.

– membuat muka berseri-seri (Max 104:15)
– Kesatuan sumber sukacita dariTuhan
– Rumah dan gereja akan menjadi tempat yang penuh sukacita dan kebahagian, jika ada kesukaan

2. Seperti Embun
– memberikan kesegaran
– Memberikan kehidupan
    -Tumbuh -tumbuhan si timur tengah hanya ajan hidup dan berbuah jika ada embun
– Akan mengalir dari Hermon Ke sion
    – Berkat akanmengalir ke rumah Tuhan

3. Tempat berkat dan kehidupan
– dimana ada kesatuan disitu Tuhan memerintahkan
    – Berkat (kemakmuran)
    – Kehidupan
– Untuk selama-lamanya

4. Benin Kesatuan (Fil 2:3-8)
– menaruh pikiran dan perasaan yang terdpat dalam Yesus Kristus
-Tidak mempertahankan hak (6)
     – Tidak Mencari kepentingan diri sendiri
     – Perhatikan kepentingan orang lain
– Merendahkan diri (7-8)
     – Tidak Mencari puji-pujian yang sia-sia (3)
     – Menganggap orang lain lebih utama (3)
–  Taat sampai mati di kayu salib (8)
– Mengasihi (1 yoh 3:16, yoh 15:12, efe 4:2)

Belajar PA dari dari Efe 4:2
– rendah hati
– Lemah lembut. Punya kuasa tetapi mengendalikan kuasa
– Sabar
– Menunjukkan Kasih dengan saling membantu
– Berusah memelihara kesatuan Roh

APPLICATION
Ada beberapa hal tindakan aplikatif yang bisa kita lakukan atau kita bangun dalam hidup kita sesuai dengan Filipi 2:3-8 dan Efesuas 4:2 seperti yang ad di point ke 4:

– menaruh pikiran dan perasaan yang terdpat dalam Yesus Kristus (ini berfungai seperti garpu gala dalam alat musik)

-Tidak mempertahankan hak (ay 6) dengan cara tidak Mencari kepentingan diri sendiri dan merhatikan kepentingan orang lain

– Merendahkan diri (ay 7-8) dengan tidak mencari puji-pujian yang sia-sia (ay 3) dan Menganggap orang lain lebih utama (ay 3)

–  Ketaatan kepada Firman Tuhan. Kita mengasihi orang lain bukan karena pribadi orang tersebut tetapi karena kita mengasihi Firman Tuhan (ay 8)

– Lemah lembut. Bukan berarti menjadi orang yang lemah dan tidak punya ketegasan. Tetapi itu seperti Punya kuasa tetapi mengendalikan kuasa.
– Sabar
– Menunjukkan Kasih dengan saling membantu

PRAYER
Tuhan satukan kami, satu dalam kuasaMu, seperti Kau dan Bapa satu. Agar dunia Lihat Kau dalam kami. Kami boleh satu dalam Kasih, Jiwa dan tujuan. Kami memiliki pikiran dan perasaan yang sama yang terdapat dalam Kristus. Di dalam Nama Yesus amin!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s