Devotion

Childlike Faith

image

SCRIPTURE
Ketika Yesus melihat hal itu, Ia marah dan berkata kepada mereka: “Biarkan anak-anak itu datang kepada-Ku, jangan menghalang-halangi mereka, sebab orang-orang yang seperti itulah yang empunya Kerajaan Allah. (Mark 10:14)

Matius 18:3 
lalu berkata: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika kamu tidak bertobat dan menjadi seperti anak kecil ini, kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga.

Matius 18:4 
Sedangkan barangsiapa merendahkan diri dan menjadi seperti anak kecil ini, dialah yang terbesar dalam Kerajaan Sorga.

Markus 10:15 
Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa tidak menyambut Kerajaan Allah seperti seorang anak kecil, ia tidak akan masuk ke dalamnya.”

Lukas 18:17 
Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa tidak menyambut Kerajaan Allah seperti seorang anak kecil, ia tidak akan masuk ke dalamnya.”

OBSERVATION
Orang dewasa tidak akan mudah percaya begitu saja terhadap sesuatu, akan ada banyak keraguan dan pertimbangan. Pemahaman intelektual yang lengkap menjadi syarat utama. Pengalaman yang pernah dialami sangat mempengaruhi kepercayaan mereka terhadap sesuatu.

Anak-anak mempercayai sesuatu dengan kesederhanaan, mereka tidak membutuhkan kajian mendalam, dan bahkan sering kali mereka percaya kepada segala sesuatu yang dikatakan kepada mereka.

APPLICATION
Saya dan anda mungkin pernah mengalami situasi dimana kita di satu sisi beriman besar, tetapi disisi lain, kemanusiaan kita memperhitungkan besarnya kemungkinan terjadinya dan menjadi kecil hati. Atau mungkin ada orang yang merespons kepada kita sama seperti murid Yesus yang marah kepada orang yang membawa anak kecil itu (ay13)..mereka marah dan tidak setuju dengan iman kita yang sebesar biji sesawi dan berkata kamu berpikir terlalu naif, kamu tidak memperhitungkan segalanya, kamu tidak berpikir panjang. Ingatlah bahwa justru Yesus berkata orang seperti inilah yang empunya kerajaan Allah.

Untuk menghadirkan kerajaan Allah di dunia ini diperlukan “iman yang sederhana” seperti anak kecil yang “PERCAYA SAJA” terhadap FirmanNya dari pada “iman yang penuh kajian” yang “penuh keraguan”.

PRAYER
Tuhan aku percaya dan mempercayakan diriku kepadaMu. FirmanMu yang menguatkan dan menopang hidupku. Aku mau belajar dalam kesederhanaan Anak kecil dalam mempercayai FirmanMu. Tuhan pakai pemikiran dan analisaku untuk kemuliaanMu dan bukan untuk meragukanMu. Trima Kasih Tuhan. Dalam nama Yesus Amin!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s