BAB 10. BAHAYA-BAHAYA YANG DIHADAPI SEORANG PELAYAN

image

Tragedi Jonestown menjadi peringtan bagi kita tentang betapa mengerikannya apaila seorang pemimpin sudah menjadi keterlaluan. Kalau boleh disingkat maka akan menjadi BAHAYA DARI KEKUASAAN TANPA BATAS. Saya teringat akan sebuah quote yang berkata “Absolut Power Intent to corrupt” kekuasaan yang tanpa batas dapat memimpin kita untuk melakukan hal yang korup.

BEBERAPA PANDANGAN UMUM YANG SALAH
· Para pelayan memiliki kekuatan khusus dalam diri mereka
· Para pelayan tidak bergumul dengan masalah sehari-hari
· Para pelayan terlindung dari bahaya-bahaya yang tidak kentara

Belajar dari kehidupan dari seorang pelayan di perjanjian lama, yaitu kehidupan Gehazi, bujang dari Nabi Elisa. Gehazi adalah orang yang memperhatikan keadaan lingkungan itulah sebabnya ia mengabarkan kepada elisa perihal wanita sunem yang tidak mempunyai anak. Sehingga akhirnya wanita sunem itu melahirkan anak. Gehazi adalah orang yang protektif terhadap elisa. Ketika wanita sunem itu mengahampiri elisa karena perihal kematian anaknya, gehazi malah mengusirnya. Disini kita melihat bahwa gehazi mengabaikan kebutuhan dan kepentingan orang lain demi melindungi tuannya elisa. Namun elisa mempunyai rencana untuk menyelamatkan anak dari perempuan sunem itu. Ada beberapa hal yang membuat gehazi frustasi. pertama meski gehazi melakukan percis semua yang dilakukan yang diminta elisa namun anak iu tidak hidup juga. Kedua waktu dalam memasak ada racun yang masuk dalam masakan dan gehazi yang diminta untuk memasak pada awalnya tetapi rlisa lah yg akhirnya mendapatkan pujian karena menawakan racun tersebut. Dia merasa dimanfaatkan mendapat cacian dan tidak dihargai. Ketiga waktu panglima naaman menjumpai elisa, namun elisa menolak bertemu dan memibta gehazi yang menemuinya. Disini gehazi mengalami dia disepelekan karena posisinya tidak dihargai. Dan ketika dia melihat semua hadiah yang ditawarkan lalu ia malah menemui panglima naaman dan beralasan bahwa dia diutus oleh elisa dan menyimpannya di rumahnya dan akhirnya dia menerima hukuman yaitu penyakit naaman.

Dari kisah gehazi di atas kita dapat menemukan 4 bahaya umum yang dapat kita hadapi sebagai seorang pelayan:
1 Terlalu melindungi dan ingin menguasai sendiri orang yang dilayaninya (Gehazi, yosua)
2 Merasa dimanfaatkan dan tidak dihargai
3 Mengalami penghinaan dan mendapat cacian yang tidak seharusnya kita terima
4 Memiliki keserakahan yang tersebunyi – keinginan untuk diberi upah

Kasih sejati yang mengalir dari pelayan-pelayan sejati tidak memperhitungkan siapa yang berbuat apa, dan tidak mengharapkan pujian dari orang lain. Dengan kata lain pelayan sejati akan terus berhati-hati terhadap perasaan bangga yang dapat membutakan.

Dari bahaya-bahaya umum yang amat realistis tersebut, paling tidak ada 3 pelajaran yang tepat saatnya bagi kita untuk mengingatnya:
1 Tidak ada seorang pelayan pun yang aman
2 Kebanyakan perbuatan-perbuatan baik kita pada mulanya tidak mendapat upah
3 Semua motivasi harus secara jujur diselidiki

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s