BAB 11. KETAATAN SEORANG PELAYAN GAMBARAN DIRI TUHAN YESUS

image

Bagaimana Yesus mengambarkan diriNya sendiri? Apakah penggambaranNya itu cocok dengan gambaran umum tentang kebesaran manusia? Jawabannya adalah tidak. Tidak seperti kebanyakan orang yang terkenal dan berpengaruh menggambarkan diri mereka, maka penggambaran Yesus tentang diriNya sendiri tidak mirip dengan promosi ilan popular yang sudah terbiasa kita dengar. Ia tidak menyebut diriNya sebagai pembicara yang dicari orang walaupun kenyataannya demikian. Ia tidak berkata “Aku bijaksana dan berkuasa”, atau “Aku suci dan kekal adanya” atau “Aku mengetahui segalanya dan memiliki sifat ilahi yang absolut” Yesus tidak pernah menggambarkan diriNya seperti itu.

Matius 11:28-29
11:28 Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.
11:29 Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan.
Aku lemah lembut, Aku rendah hati. Inilah kata-kata bagaiamana Yesus menggambarkan diriNya. Lemah lembut artinya kekuatan yang terkendali, rendah hati artinya sederhana yang menggambarkan seorang pembantu seorang yang tidak egois dan penuh perhatian. Kita tidak akan pernah lebih serupa Kristus selain ketika kita menjadi seperti apa yang digambarkanNya mengenai diriNya. Cara terbaik untuk memperlihatkannya adalah dengan melalui ketaatan. Pelayanan dan ketaatan adalah dua hal yan berdampingan seumpama kembar siam.

ILUSTRASI DARI GAMBARAN DIRI TUHAN YESUS

Sikap lemah lembut dan rendah hatisangat jela ditunjukkan Yesus dalam peristiwa ketika Yesus membasuh kaki murid-muridNya di Yohanes 13.
Informasi Latar belakang
Kejadian ini berlangsung di Yerusalem pada abad pertama. Pad jaman itu jarang sekali ada jalan yang diratakan tetapi berupa jalan-jalan kecil dari tanah yang berkelok-kelok, dipenuhi lapisan debu yang tebal. Apabila turun hujan maka jalanan tersebut akan menjadi kubangan lumpur. Oleh karena itu sudah menjadi kebiasaan,bagi tuan rumah untuk menyediakan seorang budak di pintu rumahnya untuk mencuci kaki para tamu yang tiba. Jikalau tuan rumah tidak mampu mengupah seorang budak maka biasanya salah satu dari tamu yang dating lebih awal akan berbaik hati mengambil alih tugas sebagai pelayan tuan rumah tersebut untuk mencuci kaki mereka yang datang. Yang menarik adalah tidak satupun dari murid-muridNya yang sukarela melakukan tugas rendahan itu… sehingga ruangan itu penuh dengan orang-orang yang angkuh dan kaki-kaki yang kotor. Herannya murid-muridNya bersedia untuk memperebutkan takhta, tetapi tidak untuk sebuah handuk.

Dari kisah ini kita mendapatkan pelajaran yaitu:
#1. Mendemonstrasikan Sendiri secara langsung
#2.  Menjadi seorang pelayan bukanlah hal yang perlu diumumkan
#3. Menjadi seorang pelayan berarti selain member dengan lapang dada, juga mau menerima dengan lapang dada
#4. Menjadi seorang pelayan bukan merupakan tanda kelemahan di dalam diri kita, melainkan adanya kekuatan yang luar biasa
#5. Peringatan langsung. Dengan memberikan teladan untuk melakukan kepada orang lain

MENJALANKAN PERINTAH TUHAN YESUS

Orang Farisi senang berteori. Kemunagikan menandai setiap perbuatan mereka. Mereka rebut ketika membicarakan sikap pelayanan…namun mereka tidak memiliki satu hal penting yang diperlukan agar dapat hidup tanpa kepalsuan yaitu ketaatan. Ada 3 hal penting tentang ketaatan:
1. Ketaatan berarti keterlibatan pribadi
Kita tidak dapat saling melayani dari jarak jauh atau tapa kehadiran kita.
2. Ketaatan memerlukan sikap tidak egois seperti yang dimiliki Kristus
Kita harus mengambil resiko untukmenjangkau, tidak hanya mencari amannya saja..menyerahkan kesukaan-kesukaan kita untuk digantikan dengan apa yang Dia sukai. Tidak mementingkan dirinya sendiri.
3. Ketaatan menghasilkan kebahagiaan yang sejati
Kita harus melaksanakannya dahulu baru mendapatkan kebahagian dalam melayani. Hanya dengan mempelajari dan mendiskusikannya tidak menghasilkan kebahagiaan yang sejati. Kebahagiaan ini juga buknlah jaminan kita terlindung dari penderitaan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s