Devotion

The Works Of God Should Be Revealed

Lukas 1:6-7 (TB)

6 Keduanya adalah benar di hadapan Allah dan hidup menurut segala perintah dan ketetapan Tuhan dengan tidak bercacat.

7 Tetapi mereka tidak mempunyai anak, sebab Elisabet mandul dan keduanya telah lanjut umurnya.

Di kehidupan masyarakat di masa itu selalu menganalogikan dan menghakimi orang yang terkena penyakit yang kronis, kemandulan, dan kecatatan tubuh adalah akibat dari dosa. Pasti ada dosa yang mereka perbuat sehingga mereka mengalami apa yang mereka alami sekarang.

Kalau sekarang mungkin kita menganalogikannya dengan hubungannya dengan Tuhan. Kita akan segera menghakimi kejadian buruk seseorang dengan relasi mereka dengan Tuhan. Bagaimana saat teduhmu? Apa kamu ada terikat dosa? Apakah ada yang masih kamu belum ampuni? Adakah kekecewaan yang masih kamu simpan? 

Memang saya tidak menampik bahwa dosa dan kepahitan pun dapat memberikan dampak negatif pada tubuh kita namun tidak smua hal yang buruk terjadi dalam hidup kita itu adalah akibat dosa. Bisa jadi itu adalah proses yang Tuhan berikan untuk membentuk dan melatih iman kita.

Sangat jelas dikatakan bahwa Zakharia dan Elisabet (orang tua dari Yohanes pembaptis) adalah seorang yang benar di hadapan Allah dan hidup menurut segala perintah dan ketetapan Tuhan dengan tidak bercacat.

Namun ada hal yang mungkin bisa merusak reputasi itu, dikatakan mereka tidak mempunyai anak, sebab Elisabet mandul dan keduanya telah lanjut umurnya.

Apakah kemandulan Elisabet adalah bentuk hukuman Tuhan atas dosa yang dilakukan Elisabeth? Jelas bukan karena mereka benar di hadapan Tuhan dan tidak bercacat. Lalu mengapa mereka harus mengalami hal ini? 

Jawabnnya saya temukan ketika saya membaca sebuah kisah bagaimana murid-murid Yesus bertanya kepada Yesus mengapa ada orang yang dilahirkam buta sejak lahir, mereka bertanya ini karena siapa? Dosa orsng tua mereka atau dosa mereka sendiri? Terdengar mirip dengan kecenderungan kita selama ini menghakimi hal buruk yg terjadi pada seseorang sebagai akibat dari dosa ayau pelanggaran?

Namun jawaban Yesus sungguh mengubahkan paradigma saya. Yesus menjawab murid-muridNya:

Yohanes 9:3 (TB)  Jawab Yesus: “Bukan dia dan bukan juga orang tuanya, tetapi karena pekerjaan-pekerjaan Allah harus dinyatakan di dalam dia.

Bukan karena dosa orang tua dan bukan juga dosa orang itu namun karena pekerjaan-pekerjaan Allah harus dinyatakan di dalam dia. Begitu juga dengan kondisi Elisabt, Tuhan memakai kemandulannya untuk menyatakan pekerjaan-pekerjaanNya dengan akhirnya melahirkan Yohanes Pembaptis, sang pembuka jalan bagi pelayanan Yesus di dunia ini. 

Tuhan juga punya rencana yang besar terhadap orang-orang yang mengalami kelemahan dan kecatatan secara fisik. Sama besarnya dengan kita yang dikatakan “lengkap”. Jelas di hadapan Tuhan kita ini tidak dibedakan dan sama di hadapan Tuhan. Yang membedakan nantinya apakah pekerjaan-pekerjaan Tuhan nanti akan dinyatakan Tuhan lewat hidup kita atau tidak. Apapun kondisi dirimu baik itu secara fisik, jiwa dan rohani Tuhan punya rencana atas hidupmu dan Dia rindu melalui hidupmu dapat menyatakan pekerjaan-pekerjaan Allah yang akan dinyatakan.

Roma 8:28 (TB)  Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah. Amin. God bless u all.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s