​Jangan Ragu

Lukas 7:23 (TB)  Dan berbahagialah orang yang tidak menjadi kecewa dan menolak Aku.”

Kecewa dan ragu? Mungkin itu yang ada dalam benak Yohanes. Bayangkan kl kita baca apa respon Yesus sesaat setelah mendengar kabar Yohanes dipenjara.

Matius 4:12-13 (TB)

12 Tetapi waktu Yesus mendengar, bahwa Yohanes telah ditangkap, menyingkirlah Ia ke Galilea.

13 Ia meninggalkan Nazaret dan diam di Kapernaum, di tepi danau, di daerah Zebulon dan Naftali,

Bayangkan Yohanes bukan hanya sebagai pembuka jalan bagi pelayanan Yesus. Tetapi secara hubungan darah mereka ini adalah satu keluarga juga karena ibu Yesus dan Yohanes yakni Maria dan Elisabeth adalah saudaraan. Mungkin bagi kita juga tidak masuk akal bukankah Yohanes di saat-saat itu butuh dikuatkan mungkin dengan cara Yesus menjenguk ke penjara. Namun Yesus malah menyingkir ke galilea.

Tahukah anda alasan Yesus menyingkir ke Galilea bukan karena mau menghindari Yohanes, menghindari suasana yang tidak aman, bukan karena mau melarikan diri dan bersembunyi namun mau menggenapi Firman Tuhan. Sebab kalai kita baca ayat berikutnya dari Yesus menyingkir ke Galilea dikatakan bahwa:

Matius 4:14-17 (TB)

14 supaya genaplah firman yang disampaikan oleh nabi Yesaya:

15 “Tanah Zebulon dan tanah Naftali, jalan ke laut, daerah seberang sungai Yordan, Galilea, wilayah bangsa-bangsa lain, —

16 bangsa yang diam dalam kegelapan, telah melihat Terang yang besar dan bagi mereka yang diam di negeri yang dinaungi maut, telah terbit Terang.”

17 Sejak waktu itulah Yesus memberitakan: “Bertobatlah, sebab Kerajaan Sorga sudah dekat!”

Dari sejak itulah Yesus mulai melakukan Panggilan PelayananNya. Ternyata itu adalah untuk menggenapi rencana Tuhan dan bukannya tidak peduli dengan nasib dari Yohanes.

Memang cara Allah dalam tindakan penyelamatan-Nya sering tidak terduga dan memang tidak konvensional, namun pasti tepat sasaran. Kita dipanggil terlibat dalam pelayanan dengan belajar menyesuaikan diri dengan kreativitas-Nya serta percaya bahwa rencana-Nya paling baik dan pasti berhasil.

Kecewa adalah pembunuh iman no 1. Banyak sekali orang percaya yang kemudian mundur karena kecewa. So kalau anda sedang mengharapkan Tuhan bekerja namun sepertinya Tuhan bekerja dengan cara yang kita tidak mengerti dan sampai membuat kita bertanya-tanya. Ingatlah jangan menjadi ragu, jangan kecewa apalagi menolak Tuhan tetapi tetaplah percaya.Good nite. God bless u all.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s