Devotion

Terima Kasih Yang Langka

SCRIPTURE

Lukas 17:15, 17-18 (TB)
15 Seorang dari mereka, ketika melihat bahwa ia telah sembuh, kembali sambil memuliakan Allah dengan suara nyaring,
17 Lalu Yesus berkata: “Bukankah kesepuluh orang tadi semuanya telah menjadi tahir? Di manakah yang sembilan orang itu?

18 Tidak adakah di antara mereka yang kembali untuk memuliakan Allah selain dari pada orang asing ini?”

OBSERVATION

Salah satu tata krama yang biasanya diajarkan orang tua kepada anak-anaknya adalah mengucapkan terima kasih ketika mereka menerima sesuatu atau ketika ditolong oleh orang lain. Namun, mengucapkan terima kasih ternyata tidak selalu mudah bahkan dalam kisah ini kita bahkan menemukan bahwa sikap berterima kasih bahkan lebih langka dari iman.

Saat memasuki suatu desa di perbatasan antara Samaria dan Galilea, sepuluh orang kusta menemui Tuhan Yesus. Karena berdasarkan Hukum Taurat mereka harus menjaga jarak bila bertemu orang lain (ay.13), mereka berseru kepada Yesus dari jauh. Mereka memohon belas kasihan-Nya. Namun Yesus tidak mendekati dan menyentuh mereka, seperti yang Ia lakukan pada orang kusta di Lukas 5:13. Yesus hanya menginstruksikan agar mereka pergi dan menunjukkan diri kepada imam-imam (ay.14). Tindakan ini sebenarnya baru bisa dilakukan saat mereka sembuh, tetapi pada saat itu mereka belum sembuh. Oleh karena itu, mereka harus bertindak di dalam iman dan ketaatan. Dan benar saja, di tengah jalan mereka pun sembuh (ay.14)!

Bagaimana respons mereka setelah tahu bahwa mereka sembuh? Seharusnya, mereka kembali dan berterima kasih kepada Yesus. Memang ada yang berterima kasih, tetapi tidak semua. Hanya satu dari antara sepuluh orang yang kembali kepada Yesus untuk berterima kasih dan memuliakan Allah dengan bersorak-sorak (ay. 15-16). Bayangkan semua sembuh namun hanya satu yang kembali dan mengucap syukur. Siapakah ya g satu ini?

Adanya keterangan bahwa satu orang yang kembali itu adalah orang Samaria (diistilahkan dengan orang asing ini, ay.18) menunjukkan bahwa sembilan orang yang lain adalah orang Yahudi. Kesembilan orang Yahudi itu memang menaati Allah dan disembuhkan juga, tetapi mereka tidak pernah mengenal siapa Yesus sesungguhnya. Mereka memang menerima anugerah Allah, tetapi tidak merespons anugerah itu di dalam iman, pujian, dan penyembahan. Secara fisik, mereka telah disembuhkan, tetapi tidak demikian dengan kerohanian mereka.

Mereka mengalami mujizat dengan iman mereka namun itu tidak serta merta membawa mereka kembali kepada Pribadi yang telah menyembuhkan mereka. Itulah sebabnya kita bisa menemukan orang banyak bisa ngalamin mujizat dalam hidupnya karena imannya kepada Yesus namun tidak serta merta membuat hidup dan karakter mereka berubah. Kita bisa saja mengalami mujizat kesembuhan namun tetap sakit secara rohani. Mujizat terbesar bukanlah apa yang terjadi di fisik kita namun di dalam hati kita yang menuntun kita kepada pengenalan akan PribadiNya. 

Saya jadi teringat waktu melayani komunitas anak jalanan, ketika mereka menerima berkat dari pelayanan yang diberikan kepada mereka. Mereka masih harus diajarkan untuk bagaimana mengucapkan terima kasih kepada orang yang telah menolong mereka. Baru mereka kemudian mengucapkan terima kasih. Mereka tidak kesulitan untuk percaya bahwa kami akan menolong mereka, namun mereka kesulitan untuk mengucapkan terima kasih.

APPLICATION

Berterima kasih atau bersyukur, memuji, dan menyembah Allah memang seharusnya menjadi respons kita, orang-orang yang telah menerima kasih karunia Allah. Namun, adakah syukur, pujian, dan penyembahan kepada Allah mengisi hati kita tiap-tiap hari? Bila belum, mulailah sekarang juga! Hiduplah selalu dengan mengucap syukur kepada Allah.

PRAYER

Bersyukurlah atas apa yang Tuhan telah, sedang dan akan kerjakan dalam hidup kita. Dan berdoalah agar melalui pekerjaan yang telah, sedang dan akan dikerjakanNya ini membuat kita semakin mengenal PribadiNya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s