​Head – Heart – Hand

SCRIPTURE

Lukas 24:45 (TB) Lalu Ia membuka pikiran mereka, sehingga mereka mengerti Kitab Suci.
OBSERVATION

Mengenal Tuhan tidak bisa cuma bermodalkan hati saja. Kalau kita mengacu pada Matius 22:37 (TB)  Jawab Yesus kepadanya: “Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu.

Kata segenap menunjukkan totalitas kita. Kita perlu mengasihi dan mengenal Tuhan secara Holistik (Hati, Jiwa, Akal Budi) tidak bisa cuma sebagian saja. Area jiwa bahkan terbagi 3 lagi yaitu pikiran, perasaan dan kehendak kita. Hanya dengan inilah kita baru bisa mengasihi dan mengenal Tuhan decara utuh.

Dalam case ini Tuhan menyentuh area akal budi mereka. Tuhan memaparkan kembali semua yang telah Ia ajarkan pada masa sebelum penyaliban (perhatikan kata “telah” di ay. 44). Informasi-informasi yang Tuhan paparkan bukanlah hal-hal baru. Karena sebagai orang Yahudi, murid-murid (kesebelas rasul dan orang-orang yang ada bersama dengan mereka) telah tahu banyak soal Kitab Suci mereka.

Kitab Suci itu terdiri dari tiga bagian: Hukum Musa, Kitab Nabi-nabi dan Nyanyian (yang buku pertamanya adalah Mazmur). Maka yang Tuhan lakukan adalah menaruh informasi-informasi itu di dalam konteks yang baru dan segar untuk murid-murid. Jadi ayat 44-45 mengatakan bahwa Tuhan mengajar murid-murid bagaimana seharusnya mereka memahami Kitab Suci yang ada pada mereka, yang sekarang kita sebut sebagai Perjanjian Lama.

Pemahaman Alkitab secara menyeluruh, Perjanjian Lama maupun Perjanjian Baru, adalah satu hal yang perlu bagi pertumbuhan iman Kristen yang sehat. Atas dasar pemahaman inilah Tuhan melanjutkan dengan ringkasan di ayat 46 dan aplikasi dan penugasan kepada murid-murid di ayat 48-49.

Melalui perikop ini kita melihat betapa Tuhan menaruh bobot yang sangat penting kepada pemahaman Alkitab yang utuh, bahkan bagi murid-murid yang telah mengenal Dia bertahun-tahun dan telah melihat mukjizat kebangkitan dengan mata mereka sendiri.

APPLICATION

Untuk mengasihi dan mengenal Tuhan kita perlu melakukannya dengan segenap 3H

1. Head (pikiran, akal budi)

2. Heart (perasaan, kehendak, hati)

3. Hand (kekuatan)

Sudahkah kita mengasihi Tuhan secara holistik (menyeluruh)? Atau kita cuma fokus kepada salah satu saja.. kita penuh dengan informasi namun sedikit berbuat. Atau kita cuma main perasaan saja tapi kurang mau berpikir ketika ikut Tuhan. Yg penting percaya saja yang lain masa bodoh?

Mari kita belajar menyeimbangkan ke 3 aspek ini dalam mengasihi dan mengenal Tuhan. Tidak cuma tahu, namun mengalami dan akhirnya mengenaliNya secara Pribadi.

PRAYER

Berdoa agar Tuhan membukakan pikiran kita setiap kali kita mau membaca FirmanNya, dan dimampukan untuk melakukan sehingga kita bisa mengenalNya secara utuh.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s