Devotion

The People’s Court


SCRIPTURE

Lukas 23:23 (TB)  Tetapi dengan berteriak mereka mendesak dan menuntut, supaya Ia disalibkan, dan akhirnya mereka menang dengan teriak mereka.

OBSERVATION
Di hadapan massa Pilatus memutuskan untuk mencambuk Yesus dan kemudian melepaskan-Nya (ay.16). Ia berharap tindakan demikian akan memuaskan hati pemimpin agama Yahudi dan rakyat, dan simpati mereka kepada Pilatus tidak luntur.

Namun, massa kembali bereaksi ketika Pilatus menyatakan bahwa sama sekali tidak ada alasan untuk menghukum Yesus. Massa menyadari bahwa Pilatus hendak melepaskan Yesus. Suasana menjadi tidak terkendali (aya.18). Massa memutuskan untuk menempuh jalur di luar hukum. Tindakan massa ini tidak membuat Pilatus mengubah paradigmanya bahwa Yesus tidak bersalah (ay.20).

Kembali massa berteriak menolak tawaran Pilatus (ay.21). Untuk ketiga kalinya Pilatus menyatakan bahwa tidak ada dasar hukum untuk mengadili dan menghukum Yesus (ay.22), tetapi tetap mendapatkan respons yang sama (ay.23). Kali ini mereka lebih keras berteriak mendesak Pilatus.

Akhirnya Pilatus menyerah. Pilatus menyerah kepada teriakan bukan kepada aturan hukum. Apa teriakan mereka? Salibkan Yesus dan bebaskan Barabas! Siapa Barabas? Lukas menjelaskan bahwa Barabas adalah seorang pembunuh. Atas dasar teriakan massa Barabas sang pembunuh dilepaskan sementara Yesus sang Sumber Hidup dibunuh. Hukum dan keadilan tidak berlaku. Teriakan massa menjadi hukum (ay.25). Inilah pengadilan rakyat. Tidak ada hukum. Yang ada hanya teriakan.

APPLICATION

Kebenaran tidak terletak pada suara terbanyak. Jadi teringat akan ahok yang tersangkut masalah penistaan hanya karena jeritan banyak orang. Kita perlu tahu 2 hal: Satu, bahwa suara banyak orang bukanlah suara Tuhan. Kita yang mengerti kebenaran harus tetap teguh berpegang pada suara Tuhan sebaik atau seburuk apapun keadaan kita. Dua, jalan yang kelihatannya tidak adil dan merupakan kekalahan bagi manusia ternyata merupakan jalan kemenangan bagi Allah.

PRAYER

Berdoa agar kita diberikan keberanian percaya kepada SuaraNya dibandingkan suara orang banyak.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s