Devotion

Jesus Wept

SCRIPTURE

Yohanes 11:35 (TB)  Maka menangislah Yesus. 

OBSERVATION

Ketiga kata ini menunjukkan perasaan simpati mendalam yang Yesus rasakan terhadap penderitaan orang yang telah ditinggal oleh orang yang mereka kasihi karena meninggal. Yesus tidak menangis karena Lazarus karena Dia sudah tahu bahwa kematian lazarus akan membawa kemuliaan bagi Bapa. Namun Yesus tetap terharu melihat kesedihan manusiawi yang dirasakan oleh orang-orang yang sedang Dia layani, yang justru akan menyaksikan tanda terhebat dalam narasi tanda-tanda Injil ini.  

Kata kerja “menangis” (Yun. “dakruo”) menunjukkan bahwa Yesus menangis tersedu-sedu, kemudian terisak. Kiranya kenyataan ini menjadi penghiburan bagi semua orang yang berdukacita. Simpati yang sama dirasakan Kristus bagi saudara seperti yang dirasakan untuk keluarga Lazarus.

Perhatikan bahwa ayat ini muncul di dalam kitab yang lebih menekankan ke-Ilahian-Nya daripada kitab yang lain. Inilah Yesus -Allah/insan, yang ilahi – yang menangis. Allah mempunyai kasih yang dalam, penuh emosi dan rasa simpati bagi saudara dan orang lain.

APPLICATION

Apakah engkau sedang bersedih karena suatu hal? Mari datanglah pada Yesus. Utarakanlah semua kesedihanmu kepadaNya. Dia adalah Pribadi yang sangat mengerti kita. Dia turut merasakan kelemahan-kelemahan kita. Sikap dan respons kita harusnya adalah seperti ayat di bawah ini:

Ibrani 4:15-16 (TB)
15 Sebab Imam Besar yang kita punya, bukanlah imam besar yang tidak dapat turut merasakan kelemahan-kelemahan kita, sebaliknya sama dengan kita, Ia telah dicobai, hanya tidak berbuat dosa.

16 Sebab itu marilah kita dengan penuh keberanian menghampiri takhta kasih karunia, supaya kita menerima rahmat dan menemukan kasih karunia untuk mendapat pertolongan kita pada waktunya.

Mari kita dengan penuh keberanian kita menghampiri tahta kasih karunia untuk menemukan pertolongan kita pada waktunya

PRAYER

Bersyukur karena Dia adalah Tuhan yang ikut merasakan kelemahan-kelemahan kita. Mintalah pertolonganNya dengan menghampiri takhta kasih karunia Tuhan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s