Eksklusif & Inklusif

SCRIPTURE

Kisah Para Rasul 22:22 (TB)  Rakyat mendengarkan Paulus sampai kepada perkataan itu; tetapi sesudah itu, mereka mulai berteriak, katanya: “Enyahkan orang ini dari muka bumi! Ia tidak layak hidup!”

OBSERVATION

Orang-orang itu pada mulanya mendengarkan Paulus, sampai dia menyebut orang-orang bukan Yahudi. Kata bangsa-bangsa lain meletupkan amarah orang-orang Yahudi dan merekapun mulai berteriak menuntut kematian tawanan itu, melemparkan jubah mereka dan menghamburkan debu ke udara sebagai tanda kemarahan.

Orang yahudi mempercayai dan sangat membanggakan pilihan khusus Tuhan atas bangsa mereka, sampai-sampai mereka alergi akan rencana Tuhan atas penyelamatan bangsa di luar Israel, itulah sebabnya mereka menujukkan ketidaksetujuan atas apa yang dikatakan Paulus dengan bereaksi seperti itu.

Mereka merasa hanya mereka yang layak dan pantas diselamatkan dan bukan bangsa lain. Ini namanya sifat eksklusif. Eksklusif dalam KBBI artinya terpisah dari yang lain, khusus, dan tidak termasuk (tertutup). Sifat seperti ini tentu saja akan menghambat penyebaran berita injil kepada segala bangsa.

Kita bisa melihat karya keselamtan Tuhan atas hidup manusia menggunakan 2 metode ini eksklusif dan inklusif. Waktu Yesus melayani Dia hanya diutus kepada bangsa Israel (Mat 15:24), namun setelah kebangkitan dan kenaikan ia memberi perintah untuk meneritakan injil kepada segala bangsa (Mat 28:19). Bahkan Paulus dikhususkan untuk membawa injil kepada bangsa-bangsa lain di luar israel. Sesuatu yang dulunya bersifat eksklusif sekarang bersifat inklusif (KBBI-termasuk/terhitung-terbuka)

APPLICATION

Dalam kehidupan kita, dalam pekerjaan kita, dalam pelayanan kita berhati-hatilah menggunakan dan membedakan kapan kita harus eksklusif dan kapan kita harus inklusif. Eksklusifisme yang tidak tepat akan membuat kita memisahkan diri dari kelompok besar. Yang membuat kita membatasi pergaulan kita hanya kepada yang sesuku dengan kita. Bergaul hanya kepada orang-orang yang mendukung kita. Namun inklusif yang tidak tepat pun membuat kita akhirnya tercampur dan terkhamir dengan ragi dunia. Kita menjadi orang yang hidup dengan nilai yang sudah tercampur dan Hidup kita penuh dengan kompromi.

Jadilah ekslusif ketika anda sedang meminta nasihat atau arah dalam hidup anda. Jangan meminta nasihat dari orang yang punya buku manual kehidupan yang berbeda dengan kita. Jadilah eksklusif dalam mencari pasangan hidup. Namun jadilah insklusif dalam pergaulanmu. Masih adakah orang yang belum percaya dalam pergaulan kita? Jangan menjadi eksklusif hanya berteman dengan orang-orang satu gereja dengan kita atau satu suku atau satu agama dengan kita.

PRAYER

Minta himat kepada Tuhan sehingga kita tahu kapan kita harus eksklusif dan kapan kita harus inklusif. Dalam hal eksklusif minta hati yang teguh bersandar kepada Firman dan tidak kompromi dengan nilai dunia meski kita harus bersentuhan dengan dunia ini. Dalam hal inklusif Minta hati yang mengasihi orang-orang yang adaTuhan pertemukan di sekitar kita. Yang mungkin mereka berbeda suku, ras, agama dengan kita. Ingatlah bahwa Tuhan mengasihi mereka. Minta keberanian dan hikmat sehingga kita bisa membangun relasi dengan dia.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s