Berani Bicara

SCRIPTURE

Kisah Para Rasul 27:10-11 (TB)
10 “Saudara-saudara, aku lihat, bahwa pelayaran kita akan mendatangkan kesukaran-kesukaran dan kerugian besar, bukan saja bagi muatan dan kapal, tetapi juga bagi nyawa kita.”

11 Tetapi perwira itu lebih percaya kepada jurumudi dan nakhoda dari pada kepada perkataan Paulus.

OBSERVATION

Berlayar di musim dingin memang tidak aman, karena akan menghadapi banyak aral melintang, misalnya angin dan badai. Itu dialami oleh Paulus dalam perjalanannya ke Roma. Perjalanan kapal yang ditumpangi Paulus mengalami kelambatan karena kondisi angin dan cuaca yang buruk (KPR 27:4-8). Entah kapan mereka akan tiba di Roma.

Paulus memiliki pengalaman dalam perjalanan laut saat ia mengabarkan Injil ke berbagai tempat. Ia pernah mengalami 3x kapal karam dan sehari semalam terkatung-katung di laut (Kor. 11:25). Bisa dimaklumi bila ia dapat memperkirakan bahaya yang akan mengancam perjalanan mereka. Tentu saja Paulus tidak bisa diam saja melihat semua itu. Kemudian ia memperingatkan awak kapal untuk tidak melanjutkan perjalanan (KPR 27:10). Tentu saja para awak kapal sulit mempercayai saran seorang tahanan yang tidak punya pengalaman sebagai pelaut (KPR 27:11). Namun waktu akan membuktikan bahwa saran Paulus benar adanya.

Dalam nas ini, kita masih melihat Paulus yang tidak sungkan untuk berbicara dan menyampaikan hal yang benar. Hanya saja topik yang dibicarakannya kali ini berkaitan dengan masalah pelayaran dan cuaca. Meski tahu bahwa ia bukan ahlinya, namun pengalaman dan pemahamannya membuat dia tidak menutup mulutnya. Ia tahu dampak yang akan dialami orang banyak bila ia diam saja.

APPLICATION

Banyak orang takut bicara hal yang benar karena tahu risiko yang akan ditanggung bila ia membuka mulutnya. Hendaknya kita belajar dari Paulus. Beranilah menyuarakan pendapat yang benar, meski akhirnya ditolak. Terutama bila hal itu berkaitan dengan kepentingan orang banyak. Nyatakanlah apa yang salah, tegorlah dan nasihatilah dengan segala kesabaran dan pengajaran.

Matius 5:37 (TB)  Jika ya, hendaklah kamu katakan: ya, jika tidak, hendaklah kamu katakan: tidak. Apa yang lebih dari pada itu berasal dari si jahat.

2 Timotius 4:2 (TB)  Beritakanlah firman, siap sedialah baik atau tidak baik waktunya, nyatakanlah apa yang salah, tegorlah dan nasihatilah dengan segala kesabaran dan pengajaran.

PRAYER

Berdoa agar kita diberikan keberanian untuk menyatakan kebenaran, memberitakan Firman, menyatakan apa yang salah, menegor dan menasehati dengan segala kesabaran dan pengajaran.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s