Kuat & Lemah

SCRIPTURE

Roma 15:1-3 (TB)
1 Kita, yang kuat, wajib menanggung kelemahan orang yang tidak kuat dan jangan kita mencari kesenangan kita sendiri.
2 Setiap orang di antara kita harus mencari kesenangan sesama kita demi kebaikannya untuk membangunnya.

3 Karena Kristus juga tidak mencari kesenangan-Nya sendiri, tetapi seperti ada tertulis: “Kata-kata cercaan mereka, yang mencerca Engkau, telah mengenai aku.”

OBSERVATION

Orang Kristen-Yahudi di Roma merasa diri lebih kuat dari orang Kristen non-Yahudi. Sikap ini melahirkan tindakan yang menimbulkan perpecahan. Paulus mengajak mereka untuk memanfaatkan kelebihan atau kekuatan mereka secara positif. Bagaimana caranya?

  1. Mereka seharusnya membantu yang lemah (ay. 1a)
  2. Tidak mencari kesenangan sendiri (ay. 1b)
  3. Berusaha untuk saling membangun (ay. 2), memakai kekuatan atau kelebihan untuk membangun orang lain (ay. 2). 

INTERPRETATION

Bukankah kekuatan dan kelebihan Tuhan karuniakan agar kita membantu kelemahan orang lain, bukan menghambatnya? Kristus adalah dasar kebersamaan jemaat. Sulit untuk tidak egois.

Untuk bisa memenuhi panggilan Kristen kita, kita harus mengikuti teladan hidup Kristus (ay. 3-4) dan memohon kekuatan dari Allah sendiri (ay. 5). Dengan berdasarkan kedua hal ini, bertindaklah sesuai kehendak Kristus (ay. 5-6).

Bukankah Kristus tidak pernah mencari kepentingan-Nya sendiri melainkan menaati kehendak Allah untuk kepentingan umat tebusan-Nya? Saling menerima adalah sikap yang serasi dengan sikap Kristus yang menerima kita tanpa memandang siapa kita. Jika kita Kristo-sentris bukan ego-sentris, pastilah tidak sulit memelihara persatuan gereja.

APPLICATION

  1. Mari kita belajar menerima dan mengasihi orang lain yang berbeda dan juga yang lemah. Ingat bahwa kebutuhan dasar manusia adalah dikasihi dan diterima.
  2. Kekuatan atau kelebihan apa yang kita miliki yang bisa menolong orang yang lemah disekeliling kita? Pergunakanlah untuk menolong mereka.
  3. Jangan cuma mencari kepentingan dan kesukaan kita saja. Ayo kita belajar mengutamakan orang lain. Seperti Kristus yang tidak mencari kepentinganNya sendiri.

PRAYER

Doakan orang-orang yang lemah yang butuh kita kuatkan yang Tuhan ingatkan bagi kita. Doakan agar kita memiliki hati sperti hatiNya yang tidak mencari kepentingan kita sendiri. Dan juga doakan kesatuan kita.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s