Otoritas

SCRIPTURE

Roma 13:1-5 (TB)
1 Tiap-tiap orang harus takluk kepada pemerintah yang di atasnya, sebab tidak ada pemerintah, yang tidak berasal dari Allah; dan pemerintah-pemerintah yang ada, ditetapkan oleh Allah.
2 Sebab itu barangsiapa melawan pemerintah, ia melawan ketetapan Allah dan siapa yang melakukannya, akan mendatangkan hukuman atas dirinya.
3 Sebab jika seorang berbuat baik, ia tidak usah takut kepada pemerintah, hanya jika ia berbuat jahat. Maukah kamu hidup tanpa takut terhadap pemerintah? Perbuatlah apa yang baik dan kamu akan beroleh pujian dari padanya.
4 Karena pemerintah adalah hamba Allah untuk kebaikanmu. Tetapi jika engkau berbuat jahat, takutlah akan dia, karena tidak percuma pemerintah menyandang pedang. Pemerintah adalah hamba Allah untuk membalaskan murka Allah atas mereka yang berbuat jahat.

5 Sebab itu perlu kita menaklukkan diri, bukan saja oleh karena kemurkaan Allah, tetapi juga oleh karena suara hati kita.

OBSERVATION

Beberapa fakta yang dapat kita temukan di perikop ini:

  • Tuhan berkerja dengan sistem otoritas
  • Setiap orang pasti punya otoritas di atasnya
  • Tidak ada otoritas yang tidak berasal dari Allah dan itu juga ditetapkan oleh Allah
  • Siapa yang melawan otoritas maka sebenarnya ia sedang melawan Tuhan dan akan mendatangkan hukuman bagi dirinya sendiri
  • Kita tidak perlu takut atau aleegi kepada tiap orotitas yang Tuhan taruh di atas kita. Kalau kita hidup benar maka kita tidak perlu takut.
  • Setiap otoritas diberikan kuasa (pedang) oleh Tuhan untuk mendisiplin kita
  • Kita perlu belajar untuk menaklukkan diri pada setiap otoritas yang ada di atas kita bukan saja karena takut namun juga karena suara hati kita

INTERPRETATION

Tidak ada orang yang tidak berada dibawah otoritas apapun. Waktu kita kahir kita sudah berada dibawah otoritas orang tua kita. Waktu kita masuk sekolah kita berada dibawab otoritas wali kelas, di kampus dibawah dosen, dikerjaan dibawah bos, dimana saja pastinkita akan menemukan bahwa selalu ada otoritas dinatas kita. Dan otoritas yang paling tinggi dalam hidup kita adalah otoritas Tuhan.

Seringkali respons kita atas otoritas yang Tuhan taruh di atas kita itu sitentukan oleh kualitas personal dari orang yang diberi otoritas. Karena kualitas personal yang diberi otoritas seringkali membuat orang kemudian kecewa lalu tidak lagi memberi diri untuk tunduk dan taat pada otoritas di atasnya. Padahal kalau kita mengerti, maka kita akan taat bukan karena personalnya tetapi karena kita mengasihi FirmanNya lebih dari personal yang diberikan otoritas.

Kemampuan kita memimpin akan sangat ditentukan waktu posisi kita dipimpin. Respons apa yang sering kita berikan sewaktu kita masih dipimpin?

APPLICATION

  • Berdoalah untuk setiap otoritas yang Tuhan taruh di atasmu mulai dari orangtuamu
  • Belajarlah untuk tunduk dan taat kepada otoritas. Tunduk bicara sikap hati. Taat bicara perbuatan.
  • Kalau personal orang yang diberikan otoritas itu kemudian tidak melakukan fungsinya dengan baik maka jangan kecewa jangan membalas jangan berusaha menjatuhkan karena sama seperti kita dia pun ada dibawah otoritas tertentu. Penghakiman adalah haknya Tuhan bukan kita.
  • Kalau anda adalah orang yang dipercayakan otorotas, maka bersyukurlah, pergunakanlah itu dengan sebaik-baiknya dan sebenar-benarnya untuk kepentingan Sorga. Engkau mendapatkannya karena diberikan Tuhan.

PRAYER

Berdoalah untuk semua otoritas yang Tuhan taruh di atasmu karena merekalah yang Tuhan taruh jntuk berjaga-jaga dalam hidupmu (Ibr 13:17)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s