Susu VS Makanan Keras

SCRIPTURE

1 Korintus 3:2 (TB)  Susulah yang kuberikan kepadamu, bukanlah makanan keras, sebab kamu belum dapat menerimanya. Dan sekarang pun kamu belum dapat menerimanya.

1 Corinthians 3:2 (KJV)  I have fed you with milk, and not with meat: for hitherto ye were not able to bear it, neither yet now are ye able.

OBSERVATION

Kita bisa menemukan fakta ketidakmatangan rohani di jemaat korintus yang ditunjukkan dalam kalimat “dan sekarangpun kamu belum dapat menerimanya” (dalam bahasa Yunani ini adalah ungkapan yang sangat keras). Alasannya (karena) mereka masih manusia duniawi. Sebuah perubahan kata penting perlu diperhatikan. Duniawi di sini bukan sarkinos tetapi sarkikos, yang secara harfiah artinya. bersifat seperti daging, yang sama dengan menurut daging.

Di balik kata ini terdapat pengertian sifat bandel, dan Paulus menyalahkan orang-orang yang dalam kondisi ini. Kelemahan yang terus-menerus menghasilkan sifat bandel. Menolak untuk menerima susu dari Firman Allah mencegah orang untuk menerima daging (makanan keras) dari Firman Allah.

Kata “susu” di atas menggambarkan hal-hal mendasar, pengajaran-pengajaran dasar yang dipelajari oleh orang percaya. Apa saja itu:

Ibrani 6:1-2 (TB)
1 Sebab itu marilah kita tinggalkan asas-asas pertama dari ajaran tentang Kristus dan beralih kepada perkembangannya yang penuh. Janganlah kita meletakkan lagi dasar pertobatan dari perbuatan-perbuatan yang sia-sia, dan dasar kepercayaan kepada Allah,

2 yaitu ajaran tentang pelbagai pembaptisan, penumpangan tangan, kebangkitan orang-orang mati dan hukuman kekal.

Semua hal ini adalah hal-hal dasar yang harus kita mengerti dahulu sebelum kita mengunyah makanan keras.

Sedangkan kata “makanan keras” dalam bahasa aslinya disebut “daging” (broma) yang menurut pengertian strong mumbernya artinya pengajaran yang dalam, pengajaran yang lengkap dari Firman Tuhan.

INTERPRETATION

Manusia bertumbuh dari bayi sampai dewasa. Dalam setiap tahapan pertumbuhan, manusia membutuhkan makanan yang sesuai. Waktu bayi, diberikan air susu. Semakin besar diberikan makanan agak keras. Ketika dewasa diberikan makanan keras; bukan lagi air susu atau makanan lembek. Kecuali kita mengalami gangguan pencernaan, dan tidak bisa menerima makanan keras, sehingga mesti diberikan air susu.

Menjadi tua adalah hal yang pasti namun untuk menjadi dewasa adalah sebuah pilihan. Sama halnya juga dengan menjadinorang percaya, Sudah lama percaya tidak serta merta menjamin kita telah menjadi dewasa rohani. Semua itu tergantung dengan respons kita. Responsmu menentukan pertumbuhanmu.

Kita mau bertumbuh menjadi orang kristen yang bagaimana?

  1. Kristen duniawi, orang kristen yang tidak menghasilkan buah pertobatan. Manusia yang masih menuruti keinginan daging, yaitu hawa nafsu yg menyeret manusia ke dalam dosa.
  2. Kristen rohani, orang kristen yang telah meninggalkan kehidupan yang lama serta hidup secara terus menerus di dalam pembaharuan

Untuk bisa bertumbuh kita sudah tidak lagi butuh susu tetapi makanan keras, makanan keras bisa saja berarti latihan yang sulit, pergumulan yang sulit, terguran yang menyakitkan, nasihat yang tajam. Ingaylah ketika makanan keras diberikan mungkin anda merasa sakit namun itu akan mengerjakan hal yang luar biasa dalam hidupmu. Kita akan menghasilkan buah kebenaran yg memberikan damai sejahtera kepada kita Kita akan semakin serupa Kristus jika kita mau dilatih olehnya. (Ibr 12:11)

APPLICATION

Saya tidak tahu dengan anda namun saya mau mengetahui dengan penuh Firman Tuhan, baik susu maupun makanan keras. Berdoa dan secara sistematis mempelajari Firman adalah kunci kita akan meninkmati makanan keras dari Tuhan.

Jadilah manusia rohani yang dewasa di dalam Kristus yang artinya serupa dengan Kristus. Dalam hal-hal apa saja kita sangat tidak mirip dengan Kristus? Akuilah dan bertobatlah hasilkanlah buah pertobatanmu. Terimalah makanan yang lebih keras supaya engkau bisa bertumbuh.

PRAYER

Berdoa mintalah makanan keras dari Tuhan supaya kita bisa bertumbuh maksimal

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s