Karakter dan Siapa Saya

image

SCRIPTURE
2 Petrus 1:5-8 
Justru karena itu kamu harus dengan sungguh-sungguh berusaha untuk menambahkan kepada imanmu kebajikan, dan kepada kebajikan pengetahuan,
dan kepada pengetahuan penguasaan diri, kepada penguasaan diri ketekunan, dan kepada ketekunan kesalehan,
dan kepada kesalehan kasih akan saudara-saudara, dan kepada kasih akan saudara-saudara kasih akan semua orang.
Sebab apabila semuanya itu ada padamu dengan berlimpah-limpah, kamu akan dibuatnya menjadi giat dan berhasil dalam pengenalanmu akan Yesus Kristus, Tuhan kita.

OBSERVATION
Pada umumnya kita tidak akan terkesan pada pencitraan atau rekayasa, tetapi pada keaslian dan kebenaran. Seperti pada pilpres kali ini yang semakin dekat kedua pasangan  calon presiden dan wakil presiden bersaing dalan memperebutkan suara terbanyak. Nah banyak yang melakukan pencitraan di saat ini tetapi ada juga yang memang sudah merupakan bagian dari kehidupan mereka.

Karakter bukanlah persoalan teknis atau hasil rekaan dari luar, tetapi suatu kualitas dan realitas seseorang dari dalam. Seperti apa sesungguhnya diri kita saat kita sendiri sendirian dan tidak ada orang yang melihat anda? Kalau kita baca kualitas kehidupan dab kesalehan yang menjadi standar Tuhan bagi setiap kita yang percaya dalam 1 Petrus 1:5-8 terasa sangat mengagumkan dan terlalu tinggi. Mungkinkah kita bisa mencapai kualitas seperti ini? Jika hanya mengandalkan kekuatan kita maka itu sia-sia.

Sadsri kita tidak hanya mendapat hakikat yang baru dalam Kristus (Roma 6:6-13) saja tetapi kita juga didiami oleh Roh Kudus, yang kehadiranNya dalam diri kita memampukan kita mewujudkan kualitas-kualitas karakter seperti Kristus. Perubahan atau transformasi rohani dan karajter yang benar berlangsung dari dalam ke luar, bukan luar ke dalan. Iman, kebajikan, pengethuan, penguasaan diri, ketabahan, kesalehan, persaudaraan, dan kasih, mengalir dari kehidupan Kristus yang telah ditanamkan dalam diri kita.

APPLICATION
Sambil merenungkan delapan kualitas yang terdapat dalam ayat-ayat ini, mintalah kepada Tuhan untuk membuat sifat-sifat itu semakin nyata di dalam kehidupan anda. Perbedaab besar apa yang nyata dalam hidup anda, antara saat dimana anda berusaha membuat diri anda mengesankan bagi orang lain dengan saat ketika anda berusaha menyenangkan hati Tuhan?

PRAYER
Tuhan aku mau memiliki karakter seperti Engkau. Aku siap dan rela untuk diproses ya Tuhan oleh RohMu dari dalam hatiku sampai itu bisa dirasakan oleh orang lain. Dalam nama Yesus Amin.

Advertisements

Karakter dan Siapa Allah

image

SRICPTURE
Keluaran 34:6-7 
Berjalanlah TUHAN lewat dari depannya dan berseru: “TUHAN, TUHAN, Allah penyayang dan pengasih, panjang sabar, berlimpah kasih-Nya dan setia-Nya, 
yang meneguhkan kasih setia-Nya kepada beribu-ribu orang, yang mengampuni kesalahan, pelanggaran dan dosa; tetapi tidaklah sekali-kali membebaskan orang yang bersalah dari hukuman, yang membalaskan kesalahan bapa kepada anak-anaknya dan cucunya, kepada keturunan yang ketiga dan keempat.”

OBSERVATION
Setiap kita pasti pernah mempunyai orang yang kita kagumi. Ada kemungkinan kualitas umum pada orang yang anda kagumi adalah karakter rohani yang terdapat dalam dirinya. Kalau kita bisa begitu demikian mengagumi orang yang berkualitas ini terlebih lagi Firman Tuhan yang merupakan standar karakter tertinggi yang bisa kita dapatkan.

Ketika Musa meminta Allah untuk memperlihatkan kemuliaanNya kepadanya, Tuhan mengatakan bahwa Ia akan lewat didepannya dan memberitahulan namaNya kepada Musa (Kel 33:18-19). Allah harus melindungi Musa dengan cara menutupinya dengan lekukan gunung agar sinar kemuliaanNya tidak terpancar sepenuhnya ketika Ia lewat di depan Musa. Pemandangan yang mengagumkan itu ditambah lagi dengan bagaimana Tuhan mengungkapkan karakter diriNya. Yaitu Tuhan yang penuh kemurajan dan belas kasihan, tidak lekas marah, yang berlimpah-limpah kasih setiaNya, dan yang tetap mengasihi beribu-ribu angkatan serta yang mengampuni kesalahan, pelanggaran dan dosa.

Tuhan menyatakan sangat jelas bahwa karakter pribadiNya dalah standar mutlak: dengan standar tersebur semua sifat ditetapkan. Tuhan tidak bertanggung jawab kepada siapapun dan tidak ada standar lain yang lebih tinggi yang harus diikutiNya. KarakterNya yang kekal dan tanpa kompromi adalah standar yang tidak dapat berubah, yang kemudian memberikan arti terdalam dari kasih, kemurahan hati, kesetiaan dan kesabaran.

APPLICATION
Bacalah kembali ayat perikop di atas dan renungkan selama beberapa menit setiap atribut pribadi Allah yang dinyatakan lewat ayat-ayat ini. Kemudian mintalah Tuhan memberikan kekuatan untuk membuat sifat-sifat tadi semakin nyata dalam diri anda.

PRAYER
Tuhan berikan aku kekuatan supaya karakterMu terpancar dari hidupku

Karakter 1

image

SCRIPTURE
Amsal 2:1-11  Hai anakku, jikalau engkau menerima perkataanku dan menyimpan perintahku di dalam hatimu,
sehingga telingamu memperhatikan hikmat, dan engkau mencenderungkan hatimu kepada kepandaian,
ya, jikalau engkau berseru kepada pengertian, dan menujukan suaramu kepada kepandaian,
jikalau engkau mencarinya seperti mencari perak, dan mengejarnya seperti mengejar harta terpendam,
maka engkau akan memperoleh pengertian tentang takut akan TUHANdan mendapat pengenalan akan Allah.
Karena TUHANlah yang memberikan hikmat, dari mulut-Nya datang pengetahuan dan kepandaian.
Ia menyediakan pertolongan bagi orang yang jujur, menjadi perisai bagi orang yang tidak bercela lakunya,
sambil menjaga jalan keadilan, dan memelihara jalan orang-orang-Nya yang setia.
Maka engkau akan mengerti tentang kebenaran, keadilan, dan kejujuran, bahkan setiap jalan yang baik.
Karena hikmat akan masuk ke dalam hatimu dan pengetahuan akan menyenangkan jiwamu;
kebijaksanaan akan memelihara engkau, kepandaian akan menjaga engkau

OBSERVATION
Salomo yang menjadi penulis dari perikop ini mengajarkan kita bagaimana mengembangkan sifat-sifat atau ciri-ciri karakter bagi kepemimpinan yang baik. Agar dapat menanamkan dan mengolah karakter, para pemimpin membutuhkan kebijaksanaan dan pengertian.

Dan tentu saja proses ini membutuhkan PENGORBANAN. Proses ini membutuhkan kerja keras yang sungguh-sungguh dan kesabaran seperti orang yanf mencari emas dan perak. Kalau saya perhatikan beberapa kata kerja yang ada dalam perikop ini untuk mendapatkan pengertian takut akan Tuhan seperti:
– menerima perkataan
– Menyimpan perintah dalm hati
– Telinga memperhatikan hikmat
– Mencenderungkan hati kepada kepandaian
– Berseru kepada pengertian
– menunjukkan suara pada kepandaian
– Mencari seperti mencari perak
– Mengejar seperti harta terpendam

Kalau boleh saya simpulkan kedewasaan karakter seseorang berjalan searah dengan pengenalannya akan Tuhan. Dan untuk mengenal Tuhan kita perlu menggunakan peralatan yang tepat serta selalu sabar dan rajon, karena kita harus menekuni bahkan menenggelamkan diri dalam bacaan Firman Tuhan dan buku-buku yang mengubah hidup kita.

Hal ini hanya bisa dilakukan kalau Allah memampukan kita untuk MELIHAT kebenaran rohani dan kemudian memampukan kita MENERAPKAN kebenaran tersebut dlm hidup kita. Jika Allah memenuhi pikiran kita dengan kebijaksanaan, maka karakter kita pun akan berkembang sehingga kita mampu memilih dengan tepat pilihan-pilihan yang benar, tidak berat sebelah, dan bermoral.

APPLICATION
Mari berusaha sungguh-sunguh mencari Tuhan pagi ini seperti seseorang yang mencari emas dan perak. Jangan sekedar hanya menyelesaikan rutinitas saat teduh kita saja, tetapi harapkan FirmanNya dalam hidupmu. Nantikanlah Dia jangan berhenti sampai anda mendengar FirmanNya dalam hidupmu.

PRAYER
Tuhan aku mau mengenal Engkau lebih dalam lagi. Mampukan aku untuk melihat kebenaranmu dan menerapkan kebenaran itu dalam hidupku. Supaya aku memiliki karakterMu di salam hidupku. Dalam nama Yesus. Amin.