Sikap Hati

image

SIKAP HATI”

~ Perbedaan antara melayani Tuhan & melayani diri sendiri sangatlah tipis. Engkau bisa saja memakai alasan melayani Tuhan, tetapi sebenarnya engkau sedang melayani kepentingan diri sendiri.

~ Salah satu cara untuk menguji hal tsb adalah dgn melihat respon yg engkau berikan ketika pelayananmu τidak dihargai oleh Orαng lain, atau ketika pendapat & keinginanmu dlm pelayanan tidak diterima.

~ Apabila respon dirimu marah bahkan sampai mengundurkan diri dr pelayanan, atau pindah kepada komunitas lain dengan dalih sebagai kehendak Tuhan, itu berarti engkau sedang τι∂αк melayani Tuhan tetapi melayani dirimu sendiri.

~ Salah satu pelayan Tuhan yang PERNAH bersikap demikian adalah Yunus (Yunus 4).

~ Yunus marah ketika melihat bahwa apa yang Tuhan lakukan ternyata tidak sesuai dgn keinginan dirinya.

~ Dia kecewa ketika Tuhan mau mengampuni musuh besar bangsa Israel, akan tetapi Tuhan tidak membiarkan Yunus terus menerus larut dlm kemarahannya.

~ Tuhan menghibur & mengubah sikap hati Yunus melalui tumbuh & matinya sebuah pohon jarak. Tuhan mengajarkan bahwa ƴğ seharusnya Yunus layani αϑαlαh keinginan Tuhan untuk menyelamatkan bukan keinginan hatinya untuk menghukum. Yunus akhirnya BERTOBAT dan mengubah sikap hidupnya.

~ Sikap hati yang lebih mementingkan keinginan Tuhan lah ƴang seharusnya dimiliki oleh setiap hamba Tuhan.

~ Kesalahan dari ego ƴang sering dihadapi pelayan Tuhan adalah ketika mereka tidak bisa lagi membedakan mana keinginan Tuhan & mana keinginan diri sendiri.

~ Oleh karena itu marilah berubah! Milikilah sikap hati yang benar,

~ Karena melayani di ladang Tuhan berarti mengerjakan urusan Tuhan sebagai TUHAN bukan urusan kita sebagai manusia…

♡˚м̣̣̥̇̊ό̲̣̣̣̥я̩̥̊и̣̣̣̥ȋ̝̊̅̄и̣̣̣̥g̲̣̣̣̥°♡˚
@>– Jεsυs bℓεss yơu all  ({})

Advertisements

LDS “Love, Dating & Sex”

image

Well Impactors, mungkin beberapa dari kalian akan menyangka judul di atas salah. Tidak, tidak justru judul inilah yang benar dibandingkan apa yang kita pernah tahu dari dunia di luar sana. Kali ini saya akan mensharekan kembali hal yang sangat memberkati dan powerfull yang di sharekan bapak dan ibu gembala kami 🙂 (Pak Yusak Toto n juga ibu Melasari Toto) well kami bersyukur kami bisa menerima sharing yang powerfull yang mengubah mindset dan value hidup kami. Kisah cinta diantara mereka berdua juga sangat menginspirasi kami untuk  berani hidup kudus di tengah-tengah generasi yang bengkok hatinya ini. Saya berharap untuk kita yang ada waktu itu tulisan ini bisa kembali meremind kita, dan untuk yang gak hadir bisa mendapatkan juga apa yang sangat berharga ini. So kita mulai saja.

(note: ada beberapa hasil pemikiran dari saya yang saya tambahkan dalam penulisan ini)

Share ini dimulai dengan pertanyaan dari ibu mela “Menurut kalian apa yang salah dengan tema Love, Sex & Dating?” Pertanyaan ini membuka pikiran saya dan menemukan memang ada yang salah dengn judul yang seringkali kita bicarakan bahkan kita angkat menjadi seminar untuk anak muda di gereja. Kesalahan utama terdapat pada urutan dari judul itu, sex berada di urutan sebelum dating. Tanpa sadar hal yg biasa kita singkat dengan sebutan LSD ini ternyata malah menanamkan sesuatu yg salah di alam bawah sadar kita kalau sex boleh dilakukan dahulu. Yang benar sekarang bukan lagi LSD tapi LDS (Love Dating &Sex) hehehe..

LOVE
Kata yang memang paling sering kita katakan kepada orang yang kita kasihi, sering dibaca, sering diucapkan, sering dislogankan namun belum tentu kita benar-benar mengerti apa arti dari “Cinta”

Banyak yang mengatakan, mempraktekkan, menyatakan sesuatu yang pada dasarnya ia tidak tahu artinya. Cinta itu tidak sama dengan perasaan. Kalau perasaan itu baiknya hanya untuk diri sendiri dan bukan untuk orang lain. Cinta itu adalah “komitmen”. Komitmen artinya berjanji melakukan sesuatu dengan sungguh-sungguh dan sekuat tenaga untuk menginvestasikan semua yang ada di dalam hidup kita supaya pasangannya menjadi jauh lebih baik lagi. Jadi jelas bahwa cinta bukan ajang untuk mencari keuntungan/kenikmatan sendiri tetapi seharusnya hidup kita dan juga pasangan kita semakin lebih baik dan maju. Ini adalah salah satu indikator sari hubungan yang sehat dan benar.

Cinta itu juga bukan hanya soal “romantis”. Cinta yang romantis tidak dapat bertahan lama dalam ujian. Yang harus kita bangun bukanlah cinta yang romantis tetapi cinta yang dewasa.

So bagaimana cara kita mulai?
Jatuh cintalah pada orang yang tepat, saat yg tepat, dan dengan cara yg tepat.

Tujuan jatuh cinta adalah untuk menikah bukan untuk senang-senang atau ajang pamer kemesraan di tengah umum. Kalau kita memulai membangun hubungan cinta tetapi tidak punya tujuan untuk menikah sebaiknya jangan pernah mencoba untuk memulai karena itu hanya akan merusak diri kita sendiri dan orang lain.

Hidup kita terdiri dari 3 hal: tubuh, jiwa & roh. Nah persatuan kedua belah pihak haruslah dimulai dari persatuan roh, jiwa dan terakhir barulah tubuh.

#1. Kesatuan roh
Hal pertama checklah dahulu kerohaniannya. Kalau tidak seminan jangan dilanjutkan, bagi yang sudah berjalan putuskan segera!!!  jangan berkata “ah gak apa-apa nanti setelah menikah akan saya ajak ke gereja” masalahnya selagi pacaran saja kita bisa menurunkan standar kita dan berkompromi sejauh itu, maka tidak ada jaminan kedepannya apakah kita akan berhasil untuk mengajaknya kenal Tuhan malah-malah takutnya kita yang terjebak dan ikut arus. Bukan kita yang menjangkau malah kita yang terjangkau. So ingat kalo da beda iman – FORGET IT!!! Lebih baik sakit sekarang daripada setelah menikah baru sakit.

Ok kalau begitu bagaimana kalau perasaan suka atau sayang itu muncul?
1. Didoain dahulu,
Bawa itu dalam doa kita kepada Tuhan dahulu bukannya curhat ke teman-teman dengan harapan bakal di makcomblangin. Belajar unuk keep perasaan jangan umbar-umbar perasaan kemana-mana.

2. Lapor minta covering kepada pemimpin dan orang tua untuk meminta covering. Ketika kita lagi dimabuk cinta kita tidak bisa melihat secara objektif, yang akhirnya biasany kita akan banyak melakukan kompromo disana sini dengan alasan “saya menerima dia apa adanya”. Jangan pernah backstreet. Jangan remehkan blessing dari otoritas kita. Dalam step ini kalau hubungan berakhir berarti pasangan tidak menghormati, dan melanggar komitmennya kepada Tuhan, Pemimpin rohani dan juga orang tua.

3. Covering dari jemaat – Pertunangan
Dalam alkitab juga tidak pernah tercatat kata pacaran dan yang ada pertunangan. Pertunangan adalah komitmen menjaga kekudusan dan punya tujuan menikah. Dalam step ini kalau hubungan berakhir berarti pasangan tidak menghormati, dan melanggar komitmennya kepada Tuhan, Pemimpin rohani, orang tua, dan juga jemaat.

DATING
Well karena kesatuan jiwa terjadi di area dating maka saya memasukkannya di area ini

#2. Kesatuan jiwa
Jiwa terdiri dari 3 elemen (pikiran, perasaan & kehendak). Dari mana kita bisa mengecheck hal ini. Ini biasanya dapat kita lakukan ketika kita masih dalam status berteman dalam kelompok pertemanan. Kita bisa melihat bagaimana tempramennya, bagaimana responsnya kalau menghadapi madalah, apakah dia orang yang bertanggung jawab, karakternya seperti apa, cita-citanya apa.

Kapan saat yang tepat untuk mulai dating?

– Kejadian 2:18  TUHAN Allah berfirman: “Tidak baik, kalau manusia itu seorang diri saja. Aku akan menjadikan penolong baginya, yang sepadan dengan dia.”
– it’s not good to man to be alone. Ayat ini tidak berkata it’s not good to be single. Being single is good. Single itu artinya utuh, penuh, complete, undevided. So jangan cuma jomblo tak jelas jadilah single.
– Adam waktu dia diciptakan itu sudah complete dan sebenarnya tidak butuh apapun. Dia sudah komplit, nah Hawa dijadikan penolong supaya dengan berdua mereka dapat melakukan hal yang lebih besar.
– Tahapan singleness ini harus kita lewatin dahulu sebelum memulai relationship.
– Kapan siap utk menikah adalah saat kita  mencapai kematangan / kedewasaan
– Hanya ketika kita bisa menerima, bisa memandang diri kita sebagaimana Tuhan memandanglah kita baru siap untuk melanjutkan ke jenjang pernikahan. (see our self the way God sees us)

image

Orang yang tidak penuh hidupnya akan banyak menuntut untuk dipenuhi. Gambarannya misalnya ada 2 buah gelas yang masing-masing isinya setengah maka untuk bisa memenuhi kekurangan yang setengah maka dia akan menuntut dari pasangannya supaya kebutuhannya terpenuhi. Nah ketika yang satu memberikan maka gelas yang satu penuh tetapi gelas yang lain kosong dan akan menuntut lagi untuk diisi. Nah kondisi ini sangat labil untuk membangun hubungan.

Bahkan ketika gelas yang penuh bertemu dengan gelas yang hanya setengah berisi jiga akan membuat masalah karena akan ada kekurangan yang perlu diisi lagi. Itu artinya kedua belah pihak haruslah orang yang utuh. Supaya ketika disatukan dalam wadah pernikahan (misalkan digambarkan dengan 1 gelas kosong yang melambangkan pernikahan karena Firman Tuhan berkata mereka menjadi sstu dan bukan 2 lagi) maka ketika 2 gelas penuh diisikan ke dalam 1 gelas pernikahan yang masih kosong mwngakibatkan air akan meluber umpah keluar. Artinya bukan hanya kita yang akan mengalami berkat tetapi orang-orang, komunitas disekitar kita pun akan diberkati lewat hubungan kita.

Kalau kita pernah melihat hubungan pacaran yang sangat eksklusif, suka berduan melulu, merasa dunia ini milik kita yang lain ngontrak, adlah ciri dari hubungan yang hanya dinikmati berdua saja dan tidak jarang hubungan seperti ini merugikan satu sama lain pada akhirnya.

Apa yang harua kita lakukan waktu dating?

Hal yang perlu kita lakukan dengan sangat banyak saat dating adalah memberi banyak pertanyaan. Ingat banyak tanya bukan bukannya banyak raba!!! Ingat No Touching No Kissing!!! Cari tahu tentang semua hal yang ada padanya. Pertanyaan memberi kita gambaran akan seperti apakah orang yang mau kita satukan dalam hidup kita ini. Ini adalah salah satu tahap yang krusial so jangan cepat-cepat baru kenal jatuh cinta langsung nikah. Jangan ngebet gitu donk. Buka mata, buka telinga. Kalau dia tidak berlari dalam track yang sama, kalau dia tidak menangkap visi yang sama ya jangan.

Perhatikan karakter dasarnya. Coba check apakah dia hanya baik sama kita saja atau sama semua orang. Kalau hanya sama kita saja berarti dia tidak benar-benar baik. Baik sama kita hanya karena ada maunya saja. Perhatikan juga karakter-karakter negatif seperti pelit, bohong, insecure.

Itulah sebabnya kalau di gereja kita (MDC) pasangan yang mau menikah haruslah melaporkan diri untuk mengikuti bimbingan pranikah minimal 6 bulan sebelum pernikahan dimulai. Apakah itu memang perlu? Sangat perlu bahkan, karena kedua pasangan akan diperlengkapi, akan dibimbing supaya mereka benar-benar siap masuk dalam pernikahan. Itu sebabnya screening di tahap 1 dan 2 ini sangat penting.

Kia mungkin punya standar pasangan hidup kita yang biasanya kita susun daftarnya dalam beberapa checklist. Ok itu baik tetapi jangan sampai kita lupa diri juga kita meminta sesuatu yang kita anggap terbaik namun kita tidak pernah membangun kualitas diri kita juga sama bagusnya. Ingat kita akan menarik kualitas yang sama dengan kita. Jangan kita harapkan pasangan yang lulusan dokter sementara kita lulus SD pun tidak. Harapkan pasangan yang kaya namun sendiri malas bekerja. Itu namanya tak tahu diri, terlalu tinggi harapannya.

Satu ilustrasi mengenai hal ini. Ada seorang anak gadis yang jatuh hati dengan seorang pemuda yang ada di kampusnya, dia tampan, sopan, karakternya ok, aktif dalam pelayanan, pintar secara akademis dan banyak cewek yang juga jatuh hati kepadanya. Karena begitu jatuh hatinya pada sang cowok, setiap kali dia menelepon ibunya yang ada di luar kota, cowok inilah yang selalu menjadi topik pembicaraannya.

Setiap kali dia melapor tentang apa saja yang diperbuat oleh cowok ini di kampusnya. Sampai satu kali mamanya merasa dia perlu melakukan sesuatu agar anak gadisnya tidak lagi tergila-gila pada cowok yang belum tentu juga suka sama dia. Mamanya bertanya: ” baiklah nak, semua yang kamu ceritakan ke mama semuanya merupakan ciri dari pemuda idaman bagi semua gadis, nah sekarang coba katakan apakah dia mencari gadis sepertimu?” pertanyaan ini kemudian menyentak dan membuat sadar anak gadisnya bahwa dia terlalu tergila-gila akan seseorang namun lupa apakah dia juga adalah pribadi yang dicari-cari kualitasnya. Ingat kita akan menarik kualitas seperti kita. Sebelum kita mencari apa yang kita mau, pertanyakan ini. Apakah kita sudah seperti apa yang kita cari?

Kualitas dari suatu pernikahan tidak hanya didasarkan pada salah satu pasangan tetapi kualitas masing-masing aangat menentukan kualitas pernikahan n kualitas keluarga yang akan mereka bentuk nantinya. Karena dalam pernikahan FirTu berkata dalam Kejadian 2:24  Sebab itu seorang laki-laki akan meninggalkan ayahnya dan ibunya dan bersatu dengan isterinya, sehingga keduanya menjadi satu daging.

image

Bayangkan jus martabe (markisa & terong belanda). Kualitas dari jus ini tidak hanya tergantung dari kualitas jeruk saja tetapi keduanya, nah kalau sudah sempat diaduk menjadi satu adalah mustahil untuk bisa memisahkan dan mengembalikan dalam keadaan semula kembali.

SEX
Sex itu diciptakan kudus.
#3. Kesatuan Tubuh
Kesatuan tubuh adalah tujuan akhir bukan tujuan awal dalam menjalin hubungan. Sex hanya boleh dilakukan oleh sepasang suami istri yang telah sah telah diberkati di gereja dan juga mengurus kewajibannya secara  administrasi pemerintah.

image

1 Korintus 6:16-18 
Atau tidak tahukah kamu, bahwa siapa yang mengikatkan dirinya pada perempuan cabul, menjadi satu tubuh dengan dia? Sebab, demikianlah kata nas: “Keduanya akan menjadi satu daging.”
Tetapi siapa yang mengikatkan dirinya pada Tuhan, menjadi satu roh dengan Dia.
Jauhkanlah dirimu dari percabulan! Setiap dosa lain yang dilakukan manusia, terjadi di luar dirinya. Tetapi orang yang melakukan percabulan berdosa terhadap dirinya sendiri.

Sekali lagi pacaran bukan ajang coba-coba. Ibu mela juga kasi sebuah ilustrasi dengan lapban (perekat):
– Perekat kalau sudah dibuka artinya pasti akan ada kebutuhan untuk dilekatkan. Kita diingatkan agar tidak mudah dan seenaknya membuka hati kita. Sekali kita buka hati kita pasti ada kebutuhan yang harus dipenuhi.
– Kalau sudah direkatkan namun kemudian dicabut kembali maka bagian dari yang direkatkan itu kemudian akan ikut juga tertempel di lapban itu. Artinya, Kita akan membawa sesuatu dari orang itu ke dalam diri kita.

Misalkan A berpacaran dengan B maka ketika mereka putus sebenarnya ada hal dari A yang juga ikut menempel pada B sehingga hasilnya jadi campuran dari AB.
– A+B =AB
– B+C =ABC
– Sex itu bekerja seperti kamera ketika kita mulai buka penutupnya maka akan mulai merekam gambar yang akhirnya bisa dicetak
– pada saat kita membuka hati kita lalu melakukan sex di luar nikah maka kita akan merekam semua apa yang dibukakan.
– jangan nempel sembarangan terus menerua. Seperti lapban yang cabut tempel cabut tempel secara asal-asalan. Lama kelamaan daya lekatnya akan hilang. Sehingga one day menikah tidak akan ada lagi yg bisa kita nikmati. Hambar. Apa yang paling kita berhalakan waktu pacaran tidak akan bisa kita nikmati ketika dalam pernikahan.

Ilustrasinya. Misalkan ada seseorang yang akan mengadakan acara ulang tahun pada esok hari namun karena tidak dapat menahan diri maka kue tart yang sedianya mau diaiapkan untuk acara ualang tahun besok malah dicomot sana sini untuk dimakan diam-diam. Nah besokmya bagaimana? Apakah dia dapat lagi menyuguhkan kue ulang tahun yang terbaik lagi? Apakah dia akan bangga memperkenalkan kue ulang tahunnya lagi? Tidak bukan. Ingat belajar dari kesalahan abraham akibat ketidak sabarannya dalam menunggi janji Tuhan sehinggga ia mendahului untuk menghampiri hagar padahal janji Tuhan jelas anak perjanjian adalah amak yang dilahirkan dari sarah. Setiap ketidaksabaran membuat kita hanya akan mendapatkan apa yang baik namun kehilangan yang terbaik.

Kehidupan dorongan sex dipengaruhi oleh perkembangan fisik dan juga mental. Hasrat itu harus dikendalikan oleh mindset/pikiran kita. Ingat harus dikendalikan atau kita yang dikendalikan.

Kita anak muda memang bisa dikatakan rentan dengan praktek-praktek yang tidak kudus dalam berpacaran. Lahir baru memang tidak membuat kita kebal terhadap dosa tetapi memampukan kita untuk menolak melakukan dosa. Tolaklah dosa di awal jangan biarkan dia masuk kedalam hidup kita. Dosa akan lebih mudah diatasi di depan pintu dan bukan ketika kita membiarkan dosa masuk sampai ke dalam.

Kalau kita merasa sulit sekali mengatasi godaan anak muda ini, coba check lebih sering mana kita memberi makan kepada manusia rohani kita atau manusia daging kita. Semua hal yang kita butuhkan tergantung dari apa yang atau siapa yg memberi kita makan.

Bu mela memberikan ilustrasi tentang anjing hitam dan anjing putih. Kalau kita kasi makan hanya kepada anjing hitam maka ketika diadu anjing putihlah yang kalah begitu juga sebaliknya. Artinya anjing mana yang kita kasi maka itu akan lebih kuat dari yang tidak dikasi makan.

So kasi makan roh kita dengan makanan yang sehat. Filipi 4:8  Jadi akhirnya, saudara-saudara, semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu. Hal ini selaras dengan cara yang diberikan Firman Tuhan bagaimana cara kita anak muda untuk menjaga hidup kita tetap bersih, tidak ada jalan lain selain menjaganya sesuai dengan Firman Tuhan. (Maz 119:9)

Sex itu kudus dan harus dalam koridor yg benar. Yang boleh telanjang dan tidak malu dan tidak akan dipermalukan hanya ketika suami melakukan dengan istrinya bukan  perempuan lain.

Istilah “intim” yang dilakukan manusia – berasal dari kata “prosko-kolao”. Sex adalah komunikasi tingkat yg paling tinggi dalam kehidupan suami istri. Dilakukan dengan muka saling berhadapan untuk memancarkan kemuliaan Tuhan dan dilekatkan.

Hubungan sex yang dilakukan binatang disebut dengan “kolao”. Dilakukan dengan tidak ada komitmen dan tidak ada kesetiaan.

Cinta itu kuat seperti maut

Kidung Agung 8:6-7  — Taruhlah aku seperti meterai pada hatimu, seperti meterai pada lenganmu, karena cinta kuat seperti maut, kegairahan gigih seperti dunia orang mati, nyalanya adalah nyala api, seperti nyala api TUHAN!
Air yang banyak tak dapat memadamkan cinta, sungai-sungai tak dapat menghanyutkannya. Sekalipun orang memberi segala harta benda rumahnya untuk cinta, namun ia pasti akan dihina. 

Salah jatuh cinta menghadirkan neraka di bumi. So Impactors jadilah contoh bagi generasi ini dalam hal bagaimana mempersiapkan diri, membangun hubungan, menjalani hubungan dalam kekudusan, dan mengakhirinya dalam pernikahan kudus. God Bless u all Impactors.