Gagal Paham

SCRIPTURE

2 Korintus 3:14 (TB)  Tetapi pikiran mereka telah menjadi tumpul, sebab sampai pada hari ini selubung itu masih tetap menyelubungi mereka, jika mereka membaca perjanjian lama itu tanpa disingkapkan, karena hanya Kristus saja yang dapat menyingkapkannya. 

2 Korintus 3:14 (BIMK)  Pikiran mereka sudah tertutup. Dan sampai pada hari ini pun pikiran mereka masih tertutup dengan selubung pada waktu mereka membaca buku-buku tentang perjanjian yang lama itu. Selubung itu hanya dapat tersingkap bila orang bersatu dengan Kristus.

2 Korintus 3:14 (FAYH)  Bukan wajah Musa saja yang diselubungi, tetapi pikiran dan pengertian umatnya juga diselubungi dan dibutakan. Bahkan sekarang pun, pada saat Kitab Suci dibacakan, hati dan pikiran orang-orang Yahudi seolah-olah ditutupi oleh selubung yang tebal, karena mereka tidak dapat memahami makna dan hakekat Kitab Suci. Selubung salah pengertian itu hanya dapat dihilangkan dengan beriman kepada Kristus.

OBSERVATION

Fakta yang bisa kita temukan di dalam ayat ini adalah:

  • Orang yahudi membaca perjanjian lama dengan pengertian yang terselubung sehingga pikiraan mereka menjadi tumpul (tertutup). Singkat katanya mereka gagal paham terhadap PL.
  • Hanya Yesus yang dapat menyingkapkan selubung (salah pengertian) itu. Hanya dengan beriman kepada Yesus dan menyingkapkan Yesus dalam perjanjian lama kita baru akan mengerti makna dan hakekat PL

INTERPRETATION

Membaca tanpa mengerti tentu saja akan membuat tujuan dari mengapa sesuatu itu ditulis tidak akan tercapai. Semua potensi dan kekayaan dalam tulisan tersebut hanya dapat dikeluarkan maksimal jika kita mengerti. Begitu juga dalam membaca Firman, membaca dan salah mengerti akan membuat kita gagal paham kepada Tuhan.

Selubung di ayat ini menggambarkan agama yahudi, kalau sekarang kita bisa menyebutnya sebagai roh agamawi. Karena merasa memiliki janji-janji Tuhan, orang yahudi yakin bahwa mereka pasti bisa memahami PL, padahal Paulus melihat ada selubung yang menutupi mata mereka dan membekukan pikiran mereka. Selubung itu mengakibatkan mereka tidak bisa memahami maksud perjanjian Allah. Itulah sebabnya mengetahui banyak tentang Alkitab tidak akan membebaskan kita! Di akhir jaman ini banyak orang yang datang ke gereja, tahu banyak tentang Tuhan tetapi hidupnya tidak berubah alias masih sama saja. Mengikut dan melayani Tuhan dengan roh agamawi akan membuat kita gagal paham dengan Tuhan.

Itulah sebabnya juga di dalam Roma 10:17 dikatakan “Jadi, iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus”. Tertulis Firman Kristus bukan cuma Firman menunjukkan arti penting bahwa mau sebanyak apapun anda mendengar Firman namun kalau tidak menyingkapkan Yesus maka itu tidak akan menimbulkan iman. Membaca PL tanpa menyingkapkan Yesus akan membuat kita gagal paham tentang Tuhan misalnya saja kita bisa salah mengenal Tuhan versi PL kejam dan Tuhan bersi PB itu penuh Kasih Karunia padahal Dia adalah tetap pribadi yang sama. Semua janji-janjiNya di PL kemudian digenapi oleh kedatangan Yesus di PB.

APPLICATION

  • Temukan gambaran Yesus yang tersebar di semua pembacaan PL kita. Ingat seluruh Alkitab merujuk kepada satu pribadi yaitu Pribadi Yesus. Menyingkapkan Yesus dalam pembacaan alkitab kita akan menghasilkan iman.
  • Selubung itu hanya bisa disingkapkan dari hati seseorang kalau ia berbalik pada Tuhan dan menyambut anugerah Kristus. Pada saat itulah penglihatan rohani seseorang tidak akan terhalang lagi.
  • Apakah ada orang di sekeliling anda yang taat beragama namun belum percaya kepada Yesus? Atau mereka yang katanya sudah mengetahui banyak tentang Yesus namun hidup mereka tidak berubah? Mereka sebenarnya sedang buta secara rohani. Mau setaat apapun mereka terhadap agama mereka itu tidak akan memerdekakan mereka. Mintalah pertolongan Tuhan dan serahkan hidup anda untuk dipakai oleh Tuhan untuk bisa menjadi kesaksian bagi mereka.

PRAYER

Berdoa minta Tuhan menyingkapkan semua yang terselubung dari hidup kita supaya kuta pun mengenalNya secara benar.

​Kesempatan Dalam Kesempitan

SCRIPTURE

1 Korintus 16:9 (TB)  sebab di sini banyak kesempatan bagiku untuk mengerjakan pekerjaan yang besar dan penting, sekalipun ada banyak penentang.

OBSERVATION

Kebenaran yang bisa kita temukan adalah : Selalu ada kesempatan yang besar dan penting di balik setiap kesulitan dan tantangan.

INTERPRETATION

Kita pasti pernah mendengar ungkapan Kesempatan dalam kesempitan yang seringkali memiliki analogi yang negatif di sekitar kita karena arti dari ungkapan tersebut adalah: mencari kesempatan untuk kepentingan diri sendiri di tengah kesulitan orang lain.

Namun kali ini kita mau belajar dengan cara lain dari ungkapan ini yaitu kita mencari kesempatan untuk kepentingan diri sendiri di tengah kesulitan diri sendiri dan bukan orang lain.Kita perlu menyadari bahwa kesempatan yang besar dan penting seringkali menyamar dalam setiap kesulitan yang kita alami.

APPLICATION

Kalau anda sedang mengalami kesulitan dan tantangan lewat apa yang ada lakukan. Sadarilah bahwa disekitar kesulitan dan tantangan itu ada tersamar kesempatan yang besar dan penting. Fokus temukan dimana letak kesempatan yang besar dan penting tersebut berada lebih daripada berfokus kepada kesulitan. Fokus kepada masalah akan membuat kita sulit, tetapi fokus kepada kesempatan kita akan menemukan hal yang besar dan penting. Jangan juga malah mencari keuntungan dari penderitaan dari orang lain.

PRAYER

Bersyukur atas setiap kesulitan yang anda alami karena Tuhan telah menyelipkan kesempatan yang besar dan penting di dalamnya.

Bekerja Lebih Keras

SCRIPTURE

1 Korintus 15:10 (TB)  Tetapi karena kasih karunia Allah aku adalah sebagaimana aku ada sekarang, dan kasih karunia yang dianugerahkan-Nya kepadaku tidak sia-sia. Sebaliknya, aku telah bekerja lebih keras dari pada mereka semua; tetapi bukannya aku, melainkan kasih karunia Allah yang menyertai aku. 

OBSERVATION

Kasih karunia yang kita terima tidak membuat kita kemudian menjadi memiliki iman yang pasif yang sekedar menerima saja tanpa berbuat apa-apa lagi. Namun justru akan membuat kita bekerja lebih keras dari sebelumnya karena rasa syukur kita.

INTERPRETATION

Dari sejak awal kita menjadi orang percaya maka kita sudah diajarkan tentang kasih karunia yang mengajarkan kita diselamatkan karena iman bukan hasil usaha kita (Efesus 2:8-9), apa saja yang di luar kemampuan kita, kita diajarkam untuk meminta dalam doa dengan iman. Dan hal ini sering kali menjadi alasan bagi banyak orang percaya untuk tidak bekerja dengan keras.

APPLICATION

Hari ini dalam hal apapun yang dipercayakan kepada kita sadari:

  1. Bersyukur kepada Tuhan atas anugerahNya. Semua adalah anugerahNya, tidak ada yang kita miliki yang bukan pemberian dariNya.
  2. Bekerja lebih keras dri sebelumnya. Sebagai wujud ucapan syukur kita kepada Tuhan sudah seharusnya kita tidak jadi pemalas namun bekerja lebih keras dari sebelumnya. Dan kalau berhasil ingat itu bukan karena usaha kita namun karena anugerahNya.

PRAYER

Bersyukur untuk semua hal yang Tuhan anugerahkan dalam hidup kita. Dan minta hati yang mau terus bekerja lebih keras untuk kemuliaaNya di area manapun kita sedang dipercayakan.

Tertib & Sopan

SCRIPTURE

1 Korintus 14:33, 40 (TB)
33 Sebab Allah tidak menghendaki kekacauan, tetapi damai sejahtera.

40 Tetapi segala sesuatu harus berlangsung dengan sopan dan teratur. 

OBSERVATION

Saya mendapati fakta gambaran yang mendalam tentang keadaan ibadah di masa gereja mula-mula yang sangat berbeda dengan kondisi ibadah di masa kini. Jelas gereja mula-mula tidak memiliki pelayan profesional” (liturgi, tata acara yang sudah diatur dengan detail dan durasi), tidak ada tata tertib tertentu”. Orang-orang percaya ketika itu tidak pergi ke kebaktian untuk mendengarkan khotbah dari satu orang atau untuk hanya menerima saja; mereka datang untuk memberi. Banyak yang telah hilang akibat penyangkalan terhadap hak-hak istimewa ini. Namun hal ini juga berdampak negatif ketika semua pihak yang mau memberi kemudian mau mendominasi.

Semua kelompok ingin sekali menonjol dengan cara yang meremehkan serta mengganggu kelompok lainnya. Kelompok yang satu ingin mendominasi sementara kelompok yang lain juga tidak mau mengalah.

  • Orang berbahasa roh tidak lagi memedulikan apakah orang lain mengerti atau tidak (ayat 27).
  • Kelompok yang memiliki karunia bernubuat juga tidak bisa menahan diri. Semua ingin memperoleh kesempatan dan waktu yang sama untuk menyampaikan kehendak Tuhan (ayat 29-33).
  • Ditambah lagi dengan kehadiran kelompok perempuan — yang rupanya di masyarakat Yunani-Romawi tidak pernah mendapat peran, perhatian serta menjadi kelompok yang harus selalu bungkam. Mereka juga menuntut kesempatan untuk tampil di pertemuan jemaat (ayat 34,35).

INTERPRETATION

Ibadah dalam paparan Paulus menunjukkan dinamika tubuh Kristus. Tiap orang terlibat, tidak hanya menonton atau menerima pelayanan. Mengapa? Karena tiap orang memiliki sesuatu dari Roh Allah yang perlu ia bagikan demi keutuhan jemaat. Tiap orang bisa dipakai Allah untuk berkontribusi membangun iman jemaat. Baik yang secara resmi menjadi pejabat gereja seperti pengkhotbah (para nabi), pemandu pujian atau paduan suara, maupun yang bukan pejabat resmi, bisa berbagi fungsi pelayanan, bermacam karunia dari Roh, atau berbagi pengalaman hidup.

Namun pertemuan jemaat harusnya berpusat kepada Allah, dan bukan berpusat pada manusia. Bukan menjadi ajang manusia menampilkan diri. Sikap beribadah yang tertib dan sopan menjadi salah satu petunjuk bahwa kita sungguh-sungguh menghormati Tuhan kita.

APPLICATION

  • Menurut anda berfokus kemanakah ibadah kita saat ini? Kepada manusia atau kepada Allah?
  • Sudah berlangsung tertibkah pelayanan kita saat ini?
  • Hal-hal apa saja yang masih perlu ditertibkan?

PRAYER

Kami tahu Engkau menghendaki damai sejahtera dan bukan kekacauan. Oleh sebab itu mampukan kami untuk mempersiapkan ibadah image setiap minggu dan ibadah audacious dengan sopan dan tertib. Dan kami semua bisa belajar untuk tidak cuma menerima namun memberi dengan hidup kami. Dalam nama Yesus. Amin.

Tanpa Kasih Karunia Tidak Berguna

SCRIPTURE

1 Korintus 13:1-3 (TB)
1 Sekalipun aku dapat berkata-kata dengan semua bahasa manusia dan bahasa malaikat, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, aku sama dengan gong yang berkumandang dan canang yang gemerincing.
2 Sekalipun aku mempunyai karunia untuk bernubuat dan aku mengetahui segala rahasia dan memiliki seluruh pengetahuan; dan sekalipun aku memiliki iman yang sempurna untuk memindahkan gunung, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, aku sama sekali tidak berguna. 

3 Dan sekalipun aku membagi-bagikan segala sesuatu yang ada padaku, bahkan menyerahkan tubuhku untuk dibakar, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, sedikit pun tidak ada faedahnya bagiku.

OBSERVATION

Tanpa Kasih Maka Karunia tidak berguna. Tanpa kasih karunia tidak berfungsi. Meski kita mempunyai karunia berbahasa, bernubuat, mengetahui segala rahasia, iman yang sempurna, bahkan membagi-bagikan segala sesuatu bahkan rela mati berkorban kalau tidak bermotivasikan kasih maka:

  1. Sama dengan gong yang berkumandang dan canang yang gemerincing
  2. Sama sekali tidak berguna
  3. Sedikit pun tidak ada faedahnya bagiku

INTERPRETATION

Tanpa kasih, tidak ada gunanya karunia karena hanya akan jatuh pada kemegahan diri sendiri. Tanpa kasih, memberi akan tak bermakna. Pemberi dan penerima akan merasa hampa. Kasih menjadikan karunia yang ada pada kita berfungsi. Karunia ada untuk fungsi tertentu. Tanpa kasih, karunia tidak berguna (1 Korintus 13:1-3).

Penjabaran kasih merupakan karakter Allah (1 Korintus 13:4-8). Tanpa karakter semua talenta, karunia kita itu tidak ada gunanya. Anda bisa mencapai puncak dengan karismamu (karuniamu) namun hanya karakter yang akan membuat engkau tetap ada disana.

Allah adalah kasih (1 Yohanes 4:8; 1 Yohanes 4:16) dari ini kita mengetahui kebenaran bahwa Tanpa Allah di dalam hidup kita maka semua talenta, karunia yang ada di hidup kita akan sia-sia. Karunia tanpa pengenalan Allah secara pribadi tidak akan membawa anda kemana-mana. Milikilah pengenalan akan Allah, milikilah hatiNya yang penuh kasih maka karunia apapun yang ada pada anda akan menjadi efektif, berdampak dan menuntun orang juga kedalam pengenalan akanNya.

APPLICATION

Harusnya pelayanan kita adalah output dari hati yang dipenuhi motivasi kasih, output dari karakter Kristus, dan out put dari pengenalan kita akan Tuhan. Jangan menjadikan rupa-rupa karunia untuk diri sendiri atau kelompok komunitasnya saja. Seolah-olah kita hidup di sorganya kita sendiri. Kasih harus menggarami dan merekatkan karunia yang satu dengan yang lain demi kebaikan hidup bersama di bumi.

PRAYER

Aku mau mengenal Engkau lebih lagi ya Tuhan. Aku mau mengenal Engkau hari ini lebih baik dari kemaren. Berikan aku hatiMu sehingga lewat apapun yang Engkau berikan padaku, lewat hidupku orang lain juga bisa mengenal Engkau.

Yang Penting Berfungsi

SCRIPTURE

1 Korintus 12:18 (TB)  Tetapi Allah telah memberikan kepada anggota, masing-masing secara khusus, suatu tempat pada tubuh, seperti yang dikehendaki-Nya.

OBSERVATION

Ilustrasi tentang tubuh dikembangkan di dalam ayat-ayat ini, dengan menekankan keragaman di antara anggota-anggotanya untuk membela orang-orang yang tampaknya kurang berarti, yang menganggap karunia-karunia mereka tidak penting. 

Pengertian kuncinya adalah:

  1. Tubuh juga tidak terdiri dari satu anggota, tetapi atas banyak anggota (ay. 14)
  2. Anggota-anggota itu sudah diberi suatu tempat pada tubuh secara khusus, seperti yang dikehendaki-Nya (ay. 18).

INTERPRETATION

Dengan demikian anggota yang tampaknya memiliki karunia yang kurang berarti tidak usah iri terhadap mereka yang tampaknya memiliki karunia yang lebih unggul. Yang paling penting disini bukanlah letaknya dimana dalam tubuh namun berfungsi apa tidak. Organ tubuh yang menempel pada tubuh tanpa fungsi akan menjadi seperti benalu, bahkan seperti tumor yang menempel namun tidak berfungsi.

APPLICATION

Apakah hidup kita sudah berfungsi dengan baik? Apakah hidup kita sudah memberi nilai tambah bagi orang lain dan Tuhan? Ayo ketahui panggilan hidupmu dan cemplungkan dirimu dalam panggilanNya. Temukan peranmu di rumah, gereja, sekolah, kantor, dll. Hidup cuma sekali jangan hidup tanpa arti dan mengubur semua potensimu di dalam kuburmu.

PRAYER

Tuhan aku mau hidupku berfungsi, berguna bagi kerajaan Allah. Ini aku Tuhan pakailah aku.

Peniru Ulung

SCRIPTURE

1 Korintus 11:1 (TB)  Jadilah pengikutku, sama seperti aku juga menjadi pengikut Kristus.

1 Korintus 11:1 (BIMK)  Ikutlah teladan saya, seperti saya pun mengikuti teladan Kristus.

1 Corinthians 11:1 (NKJV)  Imitate me, just as I also imitate Christ.

OBSERVATION

Kata “pengikut” di dalam bahasa aslinya dipakai kata μιμητής (mimētēs) yang artinya seorang imitator atau peniru. Kata ini berasala dari kata dasar μιμέομαι (mimeomai) yang artinya meniru.

INTERPRETATION

Kita semua diberi oleh Tuhan Yang Maha Kuasa bakat dan kemampuan yang berbeda untuk masing-masing orang. Misalnya, ada orang yang punya bakat untuk menjadi seorang penari yang hebat, sedangkan yang lainnya, untuk sekedar mengikuti irama musik pun sudah tidak mampu. Ada orang yang punya bakat menulis yang luar biasa, sedangkan yang lainnya, memulai sebuah kalimat untuk ditulispun susahnya setengah mati. Tetapi yang jelas, ada satu hal yang semua orang tanpa kecuali mampu melakukannya, yaitu : meniru.

Kita didesign begitu rupa menjadi seorang peniru yang ulung. Setiap kita dari sejak kecil adalah seorang peniru yang ulung, tanpa perlu diajari kita akan selalu mencari hal yang kita tiru. Kita yang sekarang sebenarnya adalah hasil dari kita meniru orang tua, temen-temen, tokoh-tokoh, televisi, youtube, sosmed, dll. Ntah itu kita meniru cara mereka berbicara, cara mereka berjalan, cara mereka marah, cara mereka bersosialisasi, dan banyak lagi.

Karena kita didesign sebagai peniru ulung maka sangat penting memperhatikan apa yang kita tiru. Karena kita bukan hanya sebagi peniru yang ulung bahkan kita akannmenjadi mahir dengan apa yang kita tiru bahkan kita melipatgandakannya.

Menjadi seorang murid Kristus adalah menjadi seorang murid yang meniru hidup gurunya (Kristus) dan hasil akhirnya adalah menjadi serupa dengan gurunya (Kristus) dalam hal nilai dan karakter kita. 

APPLICATION

  • Pikirkan sebelum anda mulai meniru, pilihlah pribdi dan komunitas yang benar untuk anda tiru karena pergaulan yang buruk akan merusak kebiasaan baik kita.
  • Tirulah Yesus dan orang-orang yang meniru Yesus sebagaimana Paulus hidup. Dan jadilah orang yang bisa ditiru karena hidup anda serupa Kristus

PRAYER

Berdoa agar setiap kita bisa menjadi peniru dari Kristus, menjadi pribadi yang serupa denngan Kristus.