Kasih Adalah Aksi

SCRIPTURE

2 Yohanes 1:6 (TB) Dan inilah kasih itu, yaitu bahwa kita harus hidup menurut perintah-Nya. Dan inilah perintah itu, yaitu bahwa kamu harus hidup di dalam kasih, sebagaimana telah kamu dengar dari mulanya.

2 Yohanes 1:6 (FAYH) Jikalau kita mengasihi Allah, kita akan melakukan segala yang diperintahkan-Nya kepada kita. Dan sejak semula Ia telah memerintahkan supaya kita saling mengasihi.

2 Yohanes 1:6 (BIMK) Mengasihi berarti hidup menurut perintah-perintah Allah. Dan perintah yang kalian sudah dengar sejak semula ialah bahwa kalian harus hidup dengan mengasihi satu sama lain.

OBSERVATION

Tiga ciri utama menandai surat ini:

  1. Surat ini merupakan kitab terpendek dalam PB.
  2. Surat ini sangat mirip dengan 1 dan 3 Yohanes dalam berita, kosakata dan gaya penulisannya yang sederhana.
  3. Surat ini memberikan keseimbangan yang penting bagi berita surat 3 Yohanes dengan memperingatkan terhadap dukungan yang sembarangan kepada pekerja yang bukan dari jemaat sendiri. Surat ini mendorong supaya memakai kebijaksanaan saksama dengan mengingat ajaran Kristus dan para rasul sebelum membantu pekerja tersebut.

INTERPRETATION

Dari ayat ini saya bisa menemukan kebenaran bahwa Kasih adalah Aksi. Kasih bukan perkataan, bukan janji tetapi sebuah aksi yang ditunjukkan.

Kasih Allah ditunjukkan dengan aksi mengirim Yesus untuk mati bagi dosa-dosa kita.

  • 1 Yohanes 4:9 (TB) Dalam hal inilah kasih Allah dinyatakan di tengah-tengah kita, yaitu bahwa Allah telah mengutus Anak-Nya yang tunggal ke dalam dunia, supaya kita hidup oleh-Nya.
  • 1 Yohanes 4:10 (TB) Inilah kasih itu: Bukan kita yang telah mengasihi Allah, tetapi Allah yang telah mengasihi kita dan yang telah mengutus Anak-Nya sebagai pendamaian bagi dosa-dosa kita.

Kasih kita kepada Allah pun harusnya ditunjukkan dengan aksi yaitu hidup menurut perintah-Nya:

  • 1 Yohanes 5:3 (TB) Sebab inilah kasih kepada Allah, yaitu, bahwa kita menuruti perintah-perintah-Nya. Perintah-perintah-Nya itu tidak berat,
  • 2 Yohanes 1:6 (TB) Dan inilah kasih itu, yaitu bahwa kita harus hidup menurut perintah-Nya. Dan inilah perintah itu, yaitu bahwa kamu harus hidup di dalam kasih, sebagaimana telah kamu dengar dari mulanya.

Yohanes 3:16 memberikan gambaran yang jelas karena begitu besar KasihNya maka Ia beraksi menyerahkan Yesus mati bagi dosa-dosa kita. Begitu besarNya kasihNya sehingga tidak bisa tidak membuat Dia mengutus AnakNya yang tunggal bagi kita. Jika ada kasih padamu haruslah dibarengi dengan aksi. BesarNya kasih diukur dari aksi dan pengorbanan yang diberikan.

Kalau ada orang yang berkata dia mengasihi Allah namun aksinya membenci saudaranya yang kelihatan maka ia adalah pendusta. Kasihmu diukur oleh aksimu.

1 Yohanes 4:20 (TB) Jikalau seorang berkata: “Aku mengasihi Allah,” dan ia membenci saudaranya, maka ia adalah pendusta, karena barangsiapa tidak mengasihi saudaranya yang dilihatnya, tidak mungkin mengasihi Allah, yang tidak dilihatnya.

APPLICATION

Kalau anda punya kasih anda pasti akan memberikan aksi. Anda bisa saja bertindak tanpa kasih namun anda tidak mungkin tidak bertindak kalau anda punya kasih.

Yang harus kita pastikan adalah setiap aksi kita itu dimotivasi oleh Kasih dan bukan karena rutinitas, tugas, beban, terpaksa, merasa terjebak dll. Selama ini aksi yang anda telah berikan baik untuk Tuhan dan sesama apakah itu sudah dimotivasi oleh kasih kita kepada Allah?

Atau apakah kita hanya berandai penuh dengan kasih namun tidak ada aksi yang kita berikan selama ini? Kita hanya beretorika, mengkritik, mencak sana sini padahal kita tidak punya aksi sedikitpun? Tidak ada Kasih yang tanpa aksi. Ayo bereaksilah dengan kasih yang engkau miliki dengan memberikan aksi. Kasihmu diukur dari aksimu.

PRAYER

Minta kepada Tuhan kita mengenal hatiNya dan bereaksi dengan aksi yang memuliakanNya.

Advertisements

Dosa Yang Tidak Mendatangkan Maut?

SCRIPTURE
1 Yohanes 5:16-17 (TB)
16 Kalau ada seorang melihat saudaranya berbuat dosa, yaitu dosa yang tidak mendatangkan maut, hendaklah ia berdoa kepada Allah dan Dia akan memberikan hidup kepadanya, yaitu mereka, yang berbuat dosa yang tidak mendatangkan maut. Ada dosa yang mendatangkan maut: tentang itu tidak kukatakan, bahwa ia harus berdoa.
17 Semua kejahatan adalah dosa, tetapi ada dosa yang tidak mendatangkan maut.
OBSERVATION
Apa sih yang dimaksudkan dengan:
1. Dosa yang tidak mendatangkan maut, dan
2. Dosa yang mendatangkan maut
di kedua ayat ini?
INTERPRETATION
Apa yang dimaksud dengan dosa yang tidak mendatangkan maut? Bukankah Roma 6:23 mengatakan “Sebab upah dosa ialah maut; tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal dalam Kristus Yesus, Tuhan kita.”
Roma 6:23 memparadokskan “maut” vs “hidup kekal”, hidup kekal diberikan sebgaai anugerah karena dosa manusia terhapus oleh karya Tuhan Yesus Kristus di kayu salib. Didalamnya dapat kita tarik pengertian : Meski dosa itu mendatangkan maut namun oleh karena iman kepada Kristus maut ini tergantikan dengan hidup yang kekal.
Nah apa yang dimaksud dengan “dosa yang tidak mendatangkan maut” dalam 1 Yohanes 5:16-17. Apalagi Rasul Yohanes tidak memerincikan apa itu “dosa yang tidak mendatangkan maut”. Namun hal tersebut dapat kita mengerti kalau kita sudah paham apa yang dimaksud Tuhan Yesus Kristus dalam ayat ini :
Matius 12:31-32 (TB)
31 Sebab itu Aku berkata kepadamu: Segala dosa dan hujat manusia akan diampuni, tetapi hujat terhadap Roh Kudus tidak akan diampuni.
32 Apabila seorang mengucapkan sesuatu menentang Anak Manusia, ia akan diampuni, tetapi jika ia menentang Roh Kudus, ia tidak akan diampuni, di dunia ini tidak, dan di dunia yang akan datang pun tidak.
Inilah dosa yang tak terampuni yaitu hujat terhadap Roh Kudus. Apa itu hujat? Menurut kamus kecil Dosa karena menyinggung atau menyangkal Nama Tuhan. Menurut kamus Glosay AYT, Mengatakan sesuatu yang melawan atau menghina Allah.
Semua kejahatan adalah dosa : mencuri, berzinah, sombong, membunuh, berdusta, membenci, iri-hati, dendam, dll. itu semuanya adalah dosa dan mempunyai konsekuensi yaitu “hukuman Allah”. Ketika orang berbuat dosa-dosa yang ini, ia masih bisa diampuni apabila ia bertobat. Pengampunan inilah yang memberikan “cap/ titel” bahwa dosa-dosa ini bukan dosa yang mendatangkan maut (kematian kekal).
Maka, dengan ini kita bisa mengerti bahwa dosa yang tidak mendatangkan maut (alias yang bisa diampuni) adalah dosa-dosa lain yang diluar hujat terhadap Roh Kudus. Tetapi hal ini tentu saja mempunyai batasan, yaitu apabila ia mau bertobat membuka diri kembali kepada jalan Allah.
APPLICATION
Dosa yang tidak diampuni adalah dosa yang tidak diakui. Akuilah semua dosa yang masih belum kita akui atau masih kita lakukan sampai sekarang. 1 Yohanes 1:9 (TB) Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan.
PRAYER
Akuilah semua dosamu dan minta Tuhan mengampuni kita dan memberika. Kepada kita hati yang baru.

Terlihat & Tak Terlihat

SCRIPTURE 1 Yohanes 4:20 (TB) Jikalau seorang berkata: “Aku mengasihi Allah,” dan ia membenci saudaranya, maka ia adalah pendusta, karena barangsiapa tidak mengasihi saudaranya yang dilihatnya, tidak mungkin mengasihi Allah, yang tidak dilihatnya. OBSERVATION Kebenarannya adalah Kehidupan rohani kita yang tidak kelihatan bisa terlihat dari kehidupan jasmani kita yang kelihatan. Namun bukan berarti kehidupan jasmani kita itu selalu merepresentasikan kehidupan rohani kita yang sebenarnya, karena ada banyak orang yang dari luar tampak luar biasa namun kehidupannya yang tidak kelihatan begitu tragis. INTERPRETATION Teringat akan gambaran iceberg/gunung es, bagian yang terlihat hanyalah 10%dari besarnya gunung itu, ada 90% bagian yang tidak kelihatan yang menopang dibawah air. Jangan meremehkan yang tidak kelihatan. Seperti kisah kapal titanic yang tenggelam akibat bertubrukan dengan bagian dari gunung es yang tidak kelihatan. Lalu bagaimana cara membangun yang benar? Membangun yang baik selalu dimulai dari yang tidak kelihatan baru yang kelihatan. Yang tidak terlihat itu adalah karakter kita dan yang terlihat itulah reputasi kita. Sama seperti arsitek yang membuat blue print dulu sebelum membangun gedungnya, ayo bangun karakter sebelum anda membangun reputasi anda. Tuhan yang tidak terlihat pun akan terlihat jelas oleh orang lain jika mereka melihat kehidupan kita karena kita diciptakan segambar dan serupa dengan Tuhan. Bisakah orang melihat Tuhan melalui kehidupan kita? APPLICATION Karakter kit dibangun dalam 2 keadaan ini: 1. Ketika tidak ada yang melihat. Ketika kita sendirian Karakter simpelnya adalah siapa kita ketika tidak ada yang melihat. Siapa kita sebenarnya ketika kita tidak sedang ada di mimbar melayani Tuhan, siapa. Kita sebenarnya waktu kita tidak melayani di sekolah minggu, siapa kita sebenarnya di tempat kerja yang tidak ada jemaat gereja kita di dalamnya. Siapa kita di saat tidak ada orang adalah hal penting yang perlu kita bangun dengan benar karena itulah karakter anda. 2. Ketika datang masa yang sulit Siapa kita sebenarnya di saat kesusahan terjadi (is who you really are during hardship) Roma 5:3-5 (TB) 3 Dan bukan hanya itu saja. Kita malah bermegah juga dalam kesengsaraan kita, karena kita tahu, bahwa kesengsaraan itu menimbulkan ketekunan, 4 dan ketekunan menimbulkan tahan uji (karakter) dan tahan uji menimbulkan pengharapan. 5 Dan pengharapan tidak mengecewakan, karena kasih Allah telah dicurahkan di dalam hati kita oleh Roh Kudus yang telah dikaruniakan kepada kita. Sudahkah anda membangun yang tidak kelihatan yaitu karakter anda dengan membangun karakter di saat tidak ada yang melihat dan di saat situasi sulit? Itu adalah tempat terbaik untuk membangun karakter anda. PRAYER Berdoa minta Roh Kudus selalu menjadi pengingat, penolong ketika kita sendirian dan dalam kesesakan. Bersyukur untuk semua kesesakan yang anda alami karena itu Tuhan pakai untuk membentuk karakter kita.

Do You Have A Hater?

SCRIPTURE
1 Yohanes 3:13 (TB) Janganlah kamu heran, saudara-saudara, apabila dunia membenci kamu.
OBSERVATION

Kebenarannya kalimat “Janganlah kamu heran”. Secara harfiah, berhentilah heran. Para pembaca Yohanes tampaknya tidak mengerti mengapa dunia membenci mereka. Itulah sebabnya diingatkan bahwa kosekuensi ketika kita mengasihi Allah adalah kita akan dibenci dunia.

INTERPRETATION

Ada seorang tokoh yang dikatakan Paulus yang dulunya adalah orang yang mengasihi Tuhan namun akhirnya berubah menjadi mencintai dunia ini yaitu namanya Demas. 2 Timotius 4:10 (TB) karena Demas telah mencintai dunia ini dan meninggalkan aku. Ia telah berangkat ke Tesalonika. Kreskes telah pergi ke Galatia dan Titus ke Dalmatia.

Jagalah kemurnian hati kita dalam melayani. Jangan malah akhirnya kita mencintai dunia. Kita sebagai orang percaya perlu waspada terhadap hal ini. Firman Tuhan bahkan telah memberi kita gambaran akan kondisi manusia di akhir zaman ini.

2 Timotius 3:1-5 (TB)
1 Ketahuilah bahwa pada hari-hari terakhir akan datang masa yang sukar.
2 Manusia akan mencintai dirinya sendiri dan menjadi hamba uang. Mereka akan membual dan menyombongkan diri, mereka akan menjadi pemfitnah, mereka akan berontak terhadap orang tua dan tidak tahu berterima kasih, tidak mempedulikan agama,
3 tidak tahu mengasihi, tidak mau berdamai, suka menjelekkan orang, tidak dapat mengekang diri, garang, tidak suka yang baik,
4 suka mengkhianat, tidak berpikir panjang, berlagak tahu, lebih menuruti hawa nafsu dari pada menuruti Allah.

5 Secara lahiriah mereka menjalankan ibadah mereka, tetapi pada hakekatnya mereka memungkiri kekuatannya. Jauhilah mereka itu!

Orang yang seperti ini adalah mereka yang telah beralih dari cinta kepada Tuhan menjadi cinta kepada dirinya dan dunia. Kosekuensi jelas yang akan kita terima kalau kita mengasihi Tuhan adalah dibenci oleh dunia. Siapkah kita dibenci oleh dunia?

APPLICATION

Meneladani Kristus, kita harus mengasihi sesama, mulai dari saudara. Artinya, kita siap dihina, ditolak, dihindari, diasingkan, dianiaya, dll, asalkan mereka percaya kepada Kristus. Tidak cukup dengan perkataan, tetapi wujudkan kasih melalui tindakan nyata dalam kebenaran, sehingga mereka melihat bukti kasih kita secara konkrit.

Tidak mudah mengasihi orang yang membenci dan menolak kita, namun itulah panggilan kita sebagai Kristen di tengah dunia: melaksanakan perintah-Nya, yakni mengasihi saudara sekalipun ia tak akan memberikan respons kasih. Bersediakah Anda?

PRAYER

Berdoa agar kasih kepada Allah ada dalam hidup kita. Berdoa agar kita bisa mencintai FirmanNya dan dapat melakukan kebenaran meski kita dibenci oleh dunia.

Menuruti PerintahNya

SCRIPTURE

1 Yohanes 2:3-6 (TB)
3 Dan inilah tandanya, bahwa kita mengenal Allah, yaitu jikalau kita menuruti perintah-perintah-Nya.
4 Barangsiapa berkata: Aku mengenal Dia, tetapi ia tidak menuruti perintah-Nya, ia adalah seorang pendusta dan di dalamnya tidak ada kebenaran.
5 Tetapi barangsiapa menuruti firman-Nya, di dalam orang itu sungguh sudah sempurna kasih Allah; dengan itulah kita ketahui, bahwa kita ada di dalam Dia.

6 Barangsiapa mengatakan, bahwa ia ada di dalam Dia, ia wajib hidup sama seperti Kristus telah hidup.

OBSERVATION

Kebenarannya, indikator mutlak yang menyatakan bahwa benar kita mengenal Allah dan kasih Allah sempurna dalam kita adalah dengan apakah kita selama ini sudah menuruti FirmanNya atau tidak?

INTERPRETATION

Bohong besar kalau seseorang berkata bahwa Ia mengasihi dan mengenal Allah kalau ia tidak menuruti FirmanNya atau tidak. Tidak ada tebang pilih dalam melakukan Firman, kita tidak boleh hanya melakukan Firman yang kita sukai lalu mendiskon Firman yang tidak kita sukai.

Menuruti FirmanNya itu harus 100%, karena 99 ketaatn adalah tetap ketidaktaatan. Bahkan Firman Tuhan hari ini mengingatkan kita bahwa standar yang harus kita hidupi adalah standar Yesus. Kita wajib hidup sama seperti Kristus telah hidup.

Apa yang harus kita contoh dari Yesus? Segala-galanya, Yesus adalah pusat dari semua hal yang kita lakukan. Kalau kita tidak semakin mirip Yesus itu artinya kita semakin mirip dengan dunia. Tanda paling jelas dari orang yang semakin mirip dengan Yesus adalah menuruti FirmanNya.

APPLICATION

Bagaimana caranya agar kita mampu melakukan Firman Tuhan? Mari kita belajar dari Yosua 1:8 (TB) Janganlah engkau lupa memperkatakan kitab Taurat ini, tetapi renungkanlah itu siang dan malam, supaya engkau bertindak hati-hati sesuai dengan segala yang tertulis di dalamnya, sebab dengan demikian perjalananmu akan berhasil dan engkau akan beruntung.

Kata “supaya” adalah kata penghubung untuk menandai tujuan atau harapan. Kitaakan dimampukan untuk bertindak sesuai dengan yang tertulis di dalamnya ketika anda tidak lupa membaca dan merenungkan Firman Tuhan. Anda hanya bisa melakukan apa yang anda baca, ingat dan renungkan. Taat itu adalah aksi bukan retorika belaka, so lakukan apa yang sudah kita baca dan renungkan. Jangan berusaha melogikakan Firman Tuhan meski terkadang tidak masuk nalar kita, jangan menunda-nunda atau masa bodoh! percayalah! Lakukanlah!

PRAYER

Berdoa agar kita diubahkan setiap hari semakin serupa denganNya yaitu dimampukan untuk melakukan Firman Tuhan.

Bersaksi

SCRIPTURE
1 Yohanes 1:1 (TB) Apa yang telah ada sejak semula, yang telah kami dengar, yang telah kami lihat dengan mata kami, yang telah kami saksikan dan yang telah kami raba dengan tangan kami tentang Firman hidup — itulah yang kami tuliskan kepada kamu.
OBSERVATION
Kebenarannya adalah dalam bersaksi kita harus menceritakan apa yang kita lihat, dengar, rasakan sendiri tentang suatu hal/peristiwa. Bukan menceritakan ulang apa yang dilihat, didengar dan dirasa orang lain.
INTERPRETATION
Saksi adalah orang yang memberikan keterangan di persidangan dengan memenuhi syarat-syarat tertentu tentang suatu peristiwa atau keadaan yang ia lihat, dengar dan ia alami sendiri sebagai bukti terjadinya peristiwa atau keadaan tersebut.
Yang dimaksud dengan alat bukti saksi itu adalah kesaksian. Kesaksian merupakan kepastian yang diberikan kepada hakim di persidangan tentang peristiwa yang disengketakan dengan cara pemberitahuan secara lisan dan pribadi oleh orang yang bukan salah satu pihak dalam perkara dan dipanggil di persidangan.
Demikian juga kesaksian kita adalah alat bukti bahwa Tuhan itu ada, selalu baik, berkuasa dan berdaulat dalam hidup kita. Orang bisa saja menyangkal Firman, Tuhan namun ketika kita bersaksi tentang apa yang Tuhan lakukan dalam hidup kita itu menjadi sesuatu yang tidak terbantahkan karena kita telah menjadi saksi yang melihat, mendengar dan mengalami sendiri.
APPLICATION
Pernahkah anda bersaksi? Cobalah ceritakan kepada temen anda atau orang yang perlu mendengar kesaksian anda tentang apa yang Tuhan kerjakan dalam hidup anda? Tentang bagaimana anda diubahkan oleh Tuhan.Anda bisa menyampaikan kesaksian dalam waktu 4 menit. 1 menit menceritakan kehidupan lama anda, 2 menit menceritakan bagaimana anda bertemu Tuhan, dan 1 menit perubahan apa yang Tuhan kerjakan dalam hidup anda.

Tahap selanjutnya selain bersaksi adalah menjadi saksi yang hidup dengan kehidupan kita. Tindakan berbicara lebih keras dari perkataan. Mari jadikan hidup kita menjadi saksi yang berkuasa di tengah dunia seperti yang tertulis di Kisah Para Rasul 1:8 (TB) Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi.”

Seorang saksi bukanlah pelaku dari sebuah peristiwa, begitu juga ketika kita bersaksi kita tidak boleh menonjolkan pribadi kita namun PribadiNya yang telah menjadi Pelaku dari hal yang kita alami. Kesaksian kita harusnya membuat Sang Pelaku menjadi sorotan dan bukannya kita. Membuat orang bisa mengenal Pelaku Sejarah dalam hidup kita yaitu Yesus Kristus.

PRAYER

Berdoa agar hidup kita dipenuhinoleh Kuasa Roh Kudus untuk menjadi saksiNya yang efektif.

Ia Sabar

SCRIPTURE
2 Petrus 3:9, 15 (TB)
9 Tuhan tidak lalai menepati janji-Nya, sekalipun ada orang yang menganggapnya sebagai kelalaian, tetapi Ia sabar terhadap kamu, karena Ia menghendaki supaya jangan ada yang binasa, melainkan supaya semua orang berbalik dan bertobat.
15 Anggaplah kesabaran Tuhan kita sebagai kesempatan bagimu untuk beroleh selamat, seperti juga Paulus, saudara kita yang kekasih, telah menulis kepadamu menurut hikmat yang dikaruniakan kepadanya.
OBSERVATION

Kebenarannya adalah Tuhan adalah Allah yang sabar, yang selalu memberikan kesempatan kedua kepada kita. Kesempatan diberikannya semata-mata karena mau memberikan kita kesempatan untuk berbalik, bertobat dan selamat.

INTERPRETATION

Kalau kita mau jujur di hadapan Tuhan mungkin diri kita sendiri saja tidak sabar dengan semua kelemahan dan keberdosaan kita sendiri. Kita saja bisa menyerah dengan diri kita sendiri, namun inilah kebenarannya kalau kita masih hidup sampai saat ini itu karena Ia sabar terhadap kita dan merindukan kita untuk berbalik, bertobat dan beroleh keselamatan dari padaNya.

Saya jadi teringat akan Firman ini yang juga terdapat di matius 12:20

Yesaya 42:3 (TB) Buluh yang patah terkulai tidak akan diputuskannya, dan sumbu yang pudar nyalanya tidak akan dipadamkannya, tetapi dengan setia ia akan menyatakan hukum.

Terjemahan Firman Allah Yang Hidup mengatakan

Yesaya 42:3 (FAYH) Buluh yang terkulai tidak akan dipatahkannya; sumbu yang redup tidak akan dipadamkannya. (Ia akan menguatkan orang yang patah semangat dan hampir putus asa. Ia tidak menindas yang lemah, atau menumpas harapan yang terkecil sekali pun.) Ia akan menyatakan hukum dengan adil dan benar.

SifatNya yang tidak menyerah dengan keadaan kita adalah sebuah anugerah terbesar. Saya tidam bisa membayangkan apa jadinya kita kalau Tuhan punya sifat seperti kita yang tidak sabaran, banyak manusia yang akan mati tiba-tiba ketika hidupnya terus lagi mengulangi kebodohannya.

APPLICATION

Apakah masih ada hal-hal lain yang menjadi beban dosa dalam perjalanan rohani kita? Kalau kita masih hidup sampai hari ini, itu artinya Tuhan masih memberika. Kita kesempatan so berbalik, bertobat dan terimalah keselamatan dari padaNya.

Kalau anda telah menyerah dengan diri anda karena terus jatuh di lobang dosa yang sama, ingatlah bahwa ada Pribadi yang tidak akan menyerah dengan anda, Ia selalu menantikan kita berbalik, bertobat dan menerima keselamatan dari padaNya. Dialah yang akan memampukan anda memiliki hidup yang baru merdeka dari Dosa.

Apakah anda sudah menyerah terhadap seseorang karena kebebalannya? Ingatlah 2 hal, pertama bahwa kalau dia masih hidup sampai hari ini itu artinya Tuhan masih sabar kepadanya dan mau dia berbalik, berrobat dan menerika keselamatan dari padaNya dan kedua adalah bahwa Tuhan terlebih dahulu sabar terhadap kita so kita pun wajib sabar kepada orang lain yang membutuhkan waltu dan prosea untuk diubahkan oleh Tuhan. Kalau Ia sabar, kita pun juga. Teruslah berdoa untuk dia.

PRAYER

Bersyukur karena kesabaranNya dan sifatNya yang tidak mau menyerah kepada kita. Dia sabar menantikan kita untum berbalik, bertobat dan menerima hidup baru dari padaNya.